Rabu, 15 April 2026

Info Daerah

Poltekkes Kemenkes Makassar Gelar Wisuda di Maluku Tenggara

Diketahui, pelaksanaan wisuda yang diikuti 84 wisudawati ini dihadiri Penjabat Bupati Maluku Tenggara Jasmono, Pj. Sekretaris Daerah Nicodemus Ubro, P

Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Megarivera Renyaan
84 Wisudawati Poltekkes Kemenkes Makassar saat mengikuti acara ceremonial di Kantor Bupati setempat, Selasa (15/10/2024) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Makassar menggelar Wisuda Diploma IV Kebidanan di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Selasa (15/10/2024).

Diketahui, pelaksanaan wisuda yang diikuti 84 wisudawati ini dihadiri Penjabat Bupati Maluku Tenggara Jasmono, Pj. Sekretaris Daerah Nicodemus Ubro, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur, Pembantu Direktur, Ketua Jurusan Poltekkes Kemenkes Makassar, Forkopimda.

“Seyogyanya Wisuda ini dilaksanakan di Makassar, namun dengan berbagai pertimbangan hal teknis, akses dan biaya. Kami usulkan kepada Direktur Poltekkes Makassar untuk dilaksanakan di Langgur, dan Alhamdulillah disetujui,” ungkap Jasmono dalam sambutannya.

Ia jelaskan, wisuda merupakan peristiwa bersejarah yang monumental karena jarang kita temukan. Biasanya pelaksanaan wisuda di kampus. Karena wisuda dan pengukuhan merupakan tanda mahasiswa telah mampu menyelesaikan seluruh proses akademik.

Baca juga: Hari Pangan Sedunia, Pemkot Ambon Gelar Pasar Murah

Baca juga: Sabtu Ini, 6.798 Peserta CPNS Kemenkumham Maluku Mulai Tes CAT SKD

"Secara intelektual dan ketrampilan, mahasiswa telah siap mengabdikan diri kepada masyarakat," tandas Jasmono.

Menurutnya, Malra masih dihadapkan dengan permasalahan sumber daya manusia menyongsong Indonesia emas 2045.

Olehnya itu, masalah penurunan angka kemiskinan, prevelensi stunting dan revitalisasi pendidikan vokasi menjadi konsentrasi semua pihak.

Masalah-masalah ini menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, provinsi, kabupaten termasuk perguruan tinggi. Mengingat permasalahan ini sangat menentukan capai tidaknya Indonesia Emas 2045 mendatang.

“Masa pemerintahan 2023-2024, masalah-masalah tersebut masuk dalam agenda prioritas,” imbuhnya.

Selain itu, pembangunan bidang kesehatan adalah investasi bagi peningkatan kualitas SDM yang menjadi indikator utama untuk menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Tentu dengan pelaksanaan wisuda yang kita laksanakan saat ini, menunjukan perhatian serius pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan 

kualitas sumber daya manusia yang akan terus kita tingkatkan dari waktu ke waktu," ucapnya.

Ia mengungkapkan, Malra sebagai daerah yang memiliki karakteristik kepulauan memiliki tantangan yang sangat kompleks dalam hal konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah.

Meskipun demikian, berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka stunting di Malra setiap tahun menurun menuju angka 14 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved