Orang Tua Perlu Tahu, 3 Cara Ini Bantu Jaga Kesehatan Mental Saat Memasuki Masa Pensiun
Tips penyesuaian diri di masa kehidupan pascapensiun untuk mencegah gangguan kesehatan mental.
TRIBUNAMBON.COM -- Saat ini kesehatan mental menjadi isu yang sering dibahas di masyarakat dan banyak disuarakan oleh kalangan muda yang lebih sadar dan peduli akan kesehatan mental.
Namun kenyataannya isu kesehatan mental banyak dialami juga oleh kalangan yang lebih senior, misalnya kondisi depresi yang dialami menjelang dan setelah masa pensiun.
Masa pensiun merupakan salah satu fase transisi kehidupan di mana seseorang harus menghadapi perubahan yang signifikan dalam hidupnya.
Psikolog Industri & Organisasi Ade Goenawan menjelaskan beberapa tahapan reaksi atas suatu perubahan.
Dimulai dari seseorang mengantisipasi sesuatu akan terjadi (anticipation), menghadapi kenyataan dengan kondisi yang berbeda (letting go), menghadapi segala sesuatu yang tidak lagi seperti sebelumnya (disorientation), menilai kembali atau mempunyai pandangan baru dalam menentukan situasi dan penilaian.
Baca juga: Lantai Tetap Bau Amis Usai Mengepel? Berikut 7 Cara Atasinya
Baca juga: Simak Tips Cegah Penyakit Batu Ginjal oleh Siloam Hospital Ambon
”Serta kemudian menghubungkan kembali ke satu tujuan tertentu (re-commitment),” kata dia dalam rangkaian kegiatan yang bertajuk Work Well, Retire Well, Live Well oleh Allianz Indonesia.
Saat memasuki pascapensiun, Ade Goenawan menjelaskan beberapa perubahan yang menimbulkan kesehatan mental ini disebabkan ketika seseorang kehilangan rutinitas, sulit bersosialisasi dan kesepian.
Saat memasuki masa pensiun seseorang juga mengalami post-power syndrome (kondisi seseorang membandingkan pencapaian masa lalu dengan masa kini).
Perubahan yang drastis ini sangat mempengaruhi kondisi mental seseorang hingga dapat menurunnya rasa percaya diri dan bahkan menyebabkan depresi dan perlu diperhatikan.
Berikut tips penyesuaian diri di masa kehidupan pascapensiun untuk mencegah gangguan kesehatan mental:
1. Temukan Tujuan Baru Dan Aktif Dengan Rutinitas Baru
Di masa produktif, tentunya kehidupan setiap orang diwarnai dengan tujuan hidup masing-masing.
Namun, saat masa pensiun datang, beberapa orang dapat merasa tidak berguna lagi atau tidak memiliki tujuan hidup.
Perasaan inilah yang dapat menimbulkan stres pascapensiun dan bahkan berdampak secara lanjut pada kesehatan tubuh keseluruhan.
Baca juga: Cerdik Jaga Jantung Ala Dokter Gracia Lilihata: Cek Kesehatan, Enyahkan Asap Rokok
Temukan tujuan baru yang ingin dicapai di masa pensiun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ilustrasi-Kakek-nenek-dan-cucu.jpg)