Kamis, 28 Mei 2026

Update Harga Pasar

Harga Sayur di Pasar Namlea Maluku Masih Stabil Meski Cuaca Buruk

Walau cuaca masih memburuk, harga sayur mayur di Pasar Inpres Namlea, Kabupaten Buru, Maluku tetap stabil, Minggu (21/7/2024).

Tayang:
Penulis: Zainal Ameth | Editor: Salama Picalouhata
Zainal
Harga Sayur di Pasar Namlea Maluku Masih Stabil Meski Cuaca Buruk 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Zainal Ameth

NAMLEA, TRIBUNAMBON - Walau cuaca masih memburuk, harga sayur mayur di Pasar Inpres Namlea, Kabupaten Buru, Maluku tetap stabil, Minggu (21/7/2024).

Marua (43), salah satu penjual sayur di pasar menyebutkan pasokan sayuran yang berasal dari daerah Unit membantu menjaga stabilitas harga.

"Padahal kemarin kan ada banjir, tapi stok sayur dari unit masih melimpah," kata Marua.

Baca juga: Sejumlah Harga Bumbu Dapur di Namlea Maluku Melonjak, Ini Sebabnya

Kangkung dijual dengan harga Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per ikat, sementara bayam juga dijual dengan harga yang sama.

Sayur Paku dua ikat dijual seharga Rp5 ribu.

Sawi besar dijual dengan harga Rp10 ribu per ikat, sementara sawi kecil dijual dengan harga Rp5 ribu per ikat.

Terong dijual dengan harga Rp5 ribu untuk tiga buah.

Papari dijual dengan harga Rp15 ribu per kilogram.

Sawi putih besar dijual dengan harga Rp25 ribu per pohon, sedangkan yang kecil dijual dengan harga Rp15 ribu.

Buncis dijual dengan harga Rp30 ribu per kilogram, atau setengah kilogram seharga Rp15 ribu.

Mate dijual dengan harga Rp5 ribu. Kacang panjang dijual dengan harga Rp5 ribu untuk ikat kecil dan Rp10 ribu untuk ikat besar.

Labucina dijual dengan harga Rp15 ribu per buah, sedangkan katok dijual dengan harga Rp25 ribu.

Bunga kol dijual dengan harga Rp60 ribu per kilogram.

Gambas dijual dengan harga Rp8 ribu, dan timun dijual dengan harga Rp5 ribu untuk dua buah.

Stabilitas harga sayur mayur ini memberikan sedikit kelegaan bagi para konsumen di tengah cuaca yang memburuk.

Marua berharap pasokan sayuran dari daerah Unit tetap lancar sehingga harga tetap stabil dan tidak membebani masyarakat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved