Senin, 27 April 2026

Info Daerah

Camat Kei Besar - Maluku Tenggara Bantah Batasi Kerja Jurnalis 

Penegasan tersebut diungkapkan menyusul pernyataan tegas Ketua DPRD Malra, Minduchri Kudubun yang meminta evaluasi kinerja Camat Kei Besar menyusul ka

Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Megarivera Renyaan
Camat Kei Besar Titus Betaubun 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Camat Kei Besar, di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Titus Betaubun menegaskan tidak membatasi kerja jurnalis seperti kabar beredar.

Dijelaskan, dirinya hanya berupaya agar kerja wartawan harus sesuai kode etik yang berlaku.

Penegasan tersebut diungkapkan menyusul pernyataan tegas Ketua DPRD Malra, Minduchri Kudubun yang meminta evaluasi kinerja Camat Kei Besar menyusul kabar pembatasan aktifitas peliputan oleh wartawan Evavterkini.com atas nama Tarsi Temorubun di kecamatan Kei Besar.

"Saya menghargai peran jurnalis dalam melaksanakan tugas, namun harus mengedepankan kode etik agar harmonisasi dapat berjalan dengan baik, kami paham tupoksi pers untuk menjalankan pengawasan terhadap pemerintahan," ungkapnya, di sela-sela Musrenbang RPJPD di Aula Kantor Bupati Malra, Rabu (10/72024).

Baca juga: Serah Terima Jabatan Kapolsek KPYS dan Pelantikan Kapolsek Salahutu di Polresta Ambon

Baca juga: Tanggapan Pertamina Terkait Rencana Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi per 17 Agustus 2024

Menurutnya, seharusnya informasi yang didapatkan dari masyarakat dikonfirmasi ke terkait, bukan langsung tuding.

Dia pun membantah tudingan penggunaan mobil oeprasional desa Lerohoilim untuk kepentingan pribadi.

"Terkait tudingan terhadap penggunaan mobil desa Lerohoilim yang diduga dipergunakan untuk kepentingan pribadi, ini sebenarnya akan dikembalikan ke ohoi setempat disertai bukti-bukti pendapatan,' cetusnya.

Betaubun kemudian meluruskan terkait screenshot yang beredar di publik terkait pelarangan masuk di wilayah Kecamatan Kei Besar.

"Ya, itu benar saya yang melarang namun dalam kesempatan ini saya meluruskan tidak menyebutkan profesi yang melekat hanya nama oknum yang bersangkutan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved