Ambon Hari Ini

Beta Bank Sampah Ubah Sampah Plastik Jadi Barang Estetik, Lalu Dijual Mulai 20 Ribu hingga 2,5 Juta

Di tangan sekelompok anak muda kreatif di Ambon, sampah plastik yang sering kali menjadi masalah lingkungan berhasil disulap menjadi pundi-pundi uang.

Penulis: Maula Pelu | Editor: Salama Picalouhata
Ist
Beta Bank Sampah ubah sampah plastik jadi barang bernilai. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Di tangan sekelompok anak muda kreatif di Kota Ambon, sampah plastik yang sering kali menjadi masalah lingkungan berhasil disulap menjadi pundi-pundi uang.

Melalui LSM Beta Bank Sampah, mereka mengubah limbah plastik menjadi berbagai meubel cantik dan estetik yang memiliki nilai jual tinggi.

Founder Beta Bank Sampah, Joe Manuhuwa, mengungkapkan bahwa sampah plastik yang diolah berasal dari warga atau dikumpulkan dari sungai, laut, dan lingkungan sekitar.

Baca juga: Beta Bank Sampah Olah Sampah Jadi Kursi Hingga Berbagai Asesoris

Mereka bahkan membuka tabungan sampah bagi anak-anak di kota Ambon, di mana sampah yang ditabung akan dibayar sesuai jenisnya, seperti tutup botol plastik bekas, kotak plastik, ember plastik, dan berbagai sampah plastik lainnya.

Joe menjelaskan proses pengolahan sampah plastik ini cukup sederhana namun inovatif.

Sampah dihancurkan dengan cara dipotong kecil-kecil atau dicacah, kemudian dicetak dengan bentuk yang diinginkan, dan dilelehkan dengan cara dibakar menggunakan oven.

Hasilnya adalah karya seni plastik yang berwarna-warni dan estetik, yang diolah menjadi berbagai produk seperti kursi, meja, kalung, serta banyak lagi lainnya.

Produk-produk olahan ini dijual dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 2,5 juta.

“Untuk harga jual, kalung Rp 20.000, kursi dan meja satu set (empat kursi dan satu meja) Rp 2.500.000, dan tas daur ulang mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 30.000,” ujar Joe.

Diungkapkan juga, Aksesoris yang dibuat pun cukup diminati. 

“Pada tahun 2023, PLN Peduli bahkan memesan 350 kalung dari plastik yang berhasil diolah. Banyak juga individu yang memesannya,” ungkapnya. 

Untuk memasarkan produk-produknya, Beta Bank Sampah menerima pesanan melalui pesan langsung di akun Instagram mereka. Penjualan juga dilakukan di lokasi Bengkel Beta Bank Sampah.

“Upaya kreatif ini tidak hanya membantu mengurangi sampah plastik di Kota Ambon, tetapi juga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat melalui kreativitas dan inovasi,” tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved