Sabtu, 11 April 2026

Pilkada 2024

Bawaslu Buru Lantik 30 Panwaslu Kecamatan untuk Pilkada 2024

Bawaslu Buru resmi melantik 30 anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan untuk pemilihan umum tahun 2024.

Penulis: Zainal Ameth | Editor: Salama Picalouhata
Zainal
Bawaslu Kabupaten Buru melantik 30 anggota Panwaslu Kecamatan di Grand Sarah Hotel, Sabtu (25/5/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Zainal Ameth

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buru resmi melantik 30 anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan untuk pemilihan umum tahun 2024.

Pelantikan tersebut berlangsung di Grand Sarah Hotel, Kota Namlea, pada Sabtu (25/5/2024).

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Buru, Fathi Haris Thalib.

"Hari ini, Kami dari Bawaslu Kabupaten Buru telah melantik 30 orang Panwaslu Se-Kabupaten Buru 2024," ujar Thalib saat ditemui oleh TribunAmbon.

Baca juga: Bawaslu Malra Lantik 33 Anggota Panwascam, Ingatkan Jaga Integritas dan Komunikasi

Usai pelantikan, Panwaslu Kecamatan akan segera membentuk Pengawas Pemilu Desa (PKD).

"Setelah itu, Panwas Kecamatan akan membentuk pengawas PKD atau pengawasan desa," lanjut Thalib.

Thalib menjelaskan, berdasarkan informasi dari Bawaslu sebelumnya, terdapat beberapa catatan yang perlu diperbaiki melalui pembinaan.

"Berdasarkan informasi sebelumnya, pengawas pemilu terdapat beberapa catatan yang memang akan diperbaiki melalui pembinaan," jelasnya.

Ia juga menyatakan komitmen untuk mengawasi daftar pemilih dengan seksama.

"InsyaAllah kedepan Panwas Kecamatan dan PKD akan mengawasi dalam waktu dekat ini, yaitu daftar pemilih," tambah Thalib.

Ketua Bawaslu Kabupaten Buru berharap agar seluruh jajaran Bawaslu, hingga tingkat desa, dapat berkolaborasi dengan berbagai komponen masyarakat dan media.

"Diharapkan teman-teman jajaran Bawaslu sampai tingkat desa berkolaborasi dengan semua komponen maupun dengan rekan-rekan pers agar bisa mengawal proses ini dengan baik, agar menghasilkan daftar pemilih yang faktual dan tidak menjadi polemik di kemudian hari sehingga menghasilkan pemilihan yang demokratis dan bermartabat," harapnya.

Pelantikan ini menandai langkah awal penting dalam persiapan pengawasan pemilu 2024, dengan harapan bahwa pengawasan yang ketat dan kolaboratif dapat memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil di Kabupaten Buru. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved