Jumat, 10 April 2026

Info Terkini

Komunitas Penggerak Kora-kora Bagi Tips Bikin Murid Fokus Belajar

Tips tersebut dibagikan Koordinator Kelompok 10, Sonya Elly saat kegiatan refleksi praktik baik Komunitas Penggerak

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Sonya Elly, salah satu guru yang tergabung dalam komunitas penggerak Kora-kora berbagi praktik baik di SMA N 1 Malteng, Selasa 21 Mei 2024 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Guru penggerak yang tergabung dalam Komunitas Penggerak Kora-kora berbagi cara agar murid bisa fokus saat belajar.

Tips tersebut dibagikan Koordinator Kelompok 10, Sonya Elly saat kegiatan refleksi praktik baik Komunitas Penggerak di SMA Negeri 1 Maluku Tengah, Selasa (23/5/2024).

Sonya mengatakan awalnya mereka sudah tahu apa yang di butuhkan guru-guru SMANSA Malteng.

Namun ternyata ada hal baru yang mereka temukan.

Beberapa guru disini mengatakan anak-anak masih susah fokus di kelas meski sudah mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar.

"Jadi ketika kami sampai di sekolah itu kami kan duduk per kelompok mata pelajaran. nah dari situ kami Dengar langsung dari tiap-tiap guru kebanyakan guru-guru itu merasa bahwa mereka ketika sudah mengajar di kelas sudah melaksanakan proses pembelajaran berdasarkan kurikulum Merdeka, tapi anak-anak itu kok kayak tidak semangat belajar, kok anak-anak itu kok kayak diajarkan berkali-kali mereka tidak paham," kata Sonya, kepada TribunAmbon.com, usai kegiatan Rabu (23/5/2024).

Lanjutnya, Ia kemudian berbagi tips agar murid bisa memahami dan fokus saat belajar.

Tips ini pun, kata dia, sudah Ia lakukan di sekolahnya tepatnya di SMA Negeri 2 Ambon.

"Jadi mereka minta kepada kami kira-kira apa yang harus kami lakukan.

Kebetulan masalah seperti itu sudah kami alami dan kami sudah coba untuk Bagaimana caranya melakukan sesuatu supaya hal ini tidak menjadi masalah gitu.

Jadi anak kadang suka main handphone dan sebagainya," tambahnya.

Sonya menjelaskan, agar menggunakan metode pembelajaran diferensiasi di kelas.

Artinya, menyesuaikan dengan bakat, minat, atau kesukaan para murid.

"Salah satu contoh salah satu cara adalah menggunakan pembelajaran berdiferensiasi. jadi anak-anak itu mereka biasanya lebih lebih senang ketika mereka belajar atau ketika mereka beraktivitas menggunakan atau sesuai dengan bakat minat kemampuan mereka. Jadi itu cocok tuh pembelajaran diferensiasi," sambungnya.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved