Maluku Terkini
Kasus Dugaan Korupsi di Negeri Tiouw Naik Tahap Penyidikan
Status perkara dugaan korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa di Negeri Tiouw naik ke tahap penyidikan.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Status perkara dugaan korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa di Negeri Tiouw naik ke tahap penyidikan.
Naiknya status penanganan perkara tersebut pasca Jaksa Kejaksaan Negeri Ambon di Saparua melakukan ekspose perkara.
Demikian disampaikan Kacabjari Saparua, Ardy, Rabu (22/5/2024).
“Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Ambon di Saparua telah melaksanakan serangkaian ekspose Dugaan penyalahgunaan Dana Desa, Alokasi Dana dan Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Negeri Tiouw tahun anggaran 2020. Ekspose (Gelar Perkara) yang dilaksanakan guna mendapatkan tanggapan/masukan/koreksi guna menghasilkan rekomendasi untuk menentukan layak tidaknya perkara tersebut dilanjutkan prosesnya,” Kata Ardy.
Baca juga: Dugaan Korupsi di Negeri Tiouw: PAD Hasil Galian C Malah Dipakai tuk Kepentingan Pribadi
Lanjutnya, unsur melawan hukum dalam kasus tersebut telah terpenuhi sehingga mengakibatkan terjadinya Kerugian keuangan Negara yang bersumber dari Dana Desa, Alokasi Dana Desa Maupun PAD.
Ditemukan kerugian Negara dan didapati untuk sementara sebesar Rp 558.007.148,
"Dari hasil Ekspose yang dilaksanakan untuk sementara terindikasi terjadi kerugian Negara mencapai Rp 558.007.148,” Ujar Ardy
Sementara terkait penetapan tersangka, jelas Ardy, jika dimungkinkan akan dilaksanakan pada bulan Juni atau Juli.
“Sementara belum bisa ditetapkan tersangka, baru naik status penyidikan juga, masih harus dilakukan pemanggilan terhadap saksi saksi untuk di BAP lagi sehingga jika dimungkinkan 2 bulan kedepan sudah bisa dilakukan penetapan tersangkanya," tandasnya.
| 2 Calon Polwan Mundur saat Rikkes di Polda Maluku, 1 Terkendala Kesehatan, 1 Jadi Atlet Nasional |
|
|---|
| Masuk Radar Nasional, Satgas PKH Kejagung RI Tinjau Tambang Gunung Botak |
|
|---|
| Maluku Hadapi Tantangan Wilayah Kepulauan, Gubernur Tekankan Peran Strategis Pangdam Baru |
|
|---|
| Nahkodai KOHATI HMI Cabang Ambon, Nadra Tehuayo Tegaskan Kepemimpinan Kolektif dan Soliditas Kader |
|
|---|
| Impor Maluku Awal 2026 83,73 Juta US Dolar, Peningkatan Didorong Ekspor Non Migas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kacabjari-Saparua-Ardy-2024.jpg)