Anak Ditelantarkan

Dugaan Penelantaran Anak, Polisi Sebut Ancaman Hukuman 7 Tahun Penjara

Kepada awak media, Bhabinkamtibmas Batumerah 2, Aipda La Muhammad Wabula mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan awal yang diterima dari warga sekitar

|
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Jenderal Louis
Bhabinkamtibmas Batumerah 2, Aipda La Muhammad Wabula saat diwawancarai awak media, Sabtu (4/5/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Seorang anak perempuan berinisial S diduga ditelantarkan oleh keluarganya.

Dia dikurung dalam sebuah kamar indekos yang berlokasi di kawasan Gunung Malintang RT 003 RW 020, Lorong Kabaresi, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Sabtu (4/5/2024).

Kepada awak media, Bhabinkamtibmas Batumerah 2, Aipda La Muhammad Wabula mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan awal yang diterima dari warga sekitar, kakak angkat korban, Kiswanto Indrawan Malik (36) diduga menelantarkan S.

Selain itu, dari temuan langsung di TKP, Wabula melihat dengan mata kepalanya sendiri kondisi buruk yang dialami korban.

Baik secara fisik maupun psikis.

"Dari laporan masyarakat, kami mendatangi lokasi (kosan) dengan ibu dari P2TP2A bahwa terdapat anak kecil yang ditinggalkan di dalam kos-kosan," ungkapnya.

Lanjutnya, kasus ini akan diteruskan ke pihak berwenangan.

Baca juga: Anak Disabilitas Ditinggal Sendirian di Kamar Kos, Dinsos Ambon Sebut Itu Penelantaran Anak

Dirinya menjelaskan, jika terbukti melakukan penelantaran, maka pelaku diancam hukuman penjara maksimal 7 tahun.

"Dari yang kami temui ada dugaan penelantaran anak. Dalam undang-undang ada ancaman hukumnya (jika terbukti). Namun hal ini masih ditelusuri apakah ada penelantaran atau tidak," jelasnya.

"Untuk ancaman hukumannya sendiri 7 tahun," tambahnya.

Diberikan sebelumnya, Kiswanto Indrawan Malik (36) membantah telah menelantarkan adik angkatnya itu.

Kiswanto menjelaskan, sebelumnya S dirawat oleh ayah dan ibunya di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Namun, saat kedua orangtua Kiswanto meninggal maka tidak ada orang yang merawat S.

Kiswanto pun berinisiatif membawa S untuk tinggal bersamanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved