Kesehatan
Dokter Bantah Minum Air di Malam Hari Bisa Merusak Ginjal
Dokter membantah kabar minum air saat malam hari dapat merusak ginjal dan mengganggu tidur.
Selain itu, seseorang yang mendengkur saat tidur dan beberapa kali terbangun karena ingin buang air kecil perlu memperhatikan kondisinya.
Menurutnya, orang yang mendengkur saat tidur terjadi ketika ada hal yang mengganggu saluran pernapasannya, sehingga tidak dapat bernapas secara normal.
"Karena kalau ada henti napas saat tidur, saluran napas atas tersumbat sementara dada tetap berusaha menarik udara. Akibatnya, tekanan udara dalam tingkat tinggi dan menghimpit jantung," jelasnya.
Kondisi henti napas atau mendengkut seperti itu, lanjut Andreas, menyebabkan jantung bekerja lebih berat pada saat tidur.
Ia menuturkan, orang yang mengalami kesulitan atau henti napas saat tidur dapat menyulitkan kerja jantung. Hal ini dapat merangsang jantung memproduksi zat-zat yang memicu buang air kecil.
"Jadi, dipertimbangkan kalau mendengkur dan sering terbangun untuk kencing, selain dilihat kemungkinan diabetes, gangguan prostat, infeksi saluran kemih, dan sebagainya, pertimbangkan juga sleep behavior atau henti napas saat tidur," imbuh Andreas.
| Dari Luka hingga Jerawat, Ini Khasiat Daun Nangka dan Cara Aman Mengonsumsinya |
|
|---|
| Rutin Cek Tekanan dan Gula Darah Bisa Bantu Cegah Stroke dan Penyakit Jantung |
|
|---|
| Harapan Pulih dari Stroke Lebih Optimal dengan Neurorestorasi di Mayapada Hospital Surabaya |
|
|---|
| Cek Penyebab Pusing Berkepanjangan dengan DSA Cerebral di Mayapada Hospital Surabaya |
|
|---|
| Waspada Stroke! Kenali Gejala dengan Cepat, Tangani Stroke dengan Tepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Minum-air-tidur-malam-hari.jpg)