Info Daerah

Oknum Guru Honorer SMA 2 Buru Ngeluh Dituding Selingkuh Hingga Diberhentikan Sepihak

Kepada TribunAmbon.com, Haslinda menceritakan, pemberhentian itu mulai diketahui saat musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), dimana namanya tidak terc

Penulis: Zainal Ameth | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Zainal Ameth
SMA Negeri 2 Kota Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (1/4/2024) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Zainal Ameth

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Haslinda Bandu, guru honorer yang sudah mengajar 11 tahun di SMA 2 Kota Namlea, Kabupaten Buru mengaku diberhentikan secara sepihak tanpa surat pemberhentian.

Haslinda diberhentikan oleh mantan kepala Sekolah SMA 2 Buru Sarif Fokaaya sejak tanggal 15 Januari 2024.

Kepada TribunAmbon.com, Haslinda menceritakan, pemberhentian itu mulai diketahui saat musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), dimana namanya tidak tercantum dalam absensi.

"Pas MGPM itu saya mau tanda tangan, tapi pas lihat nama saya tidak ada disana, saya tanya ke bagian operator sekolah katanya nama saya diganti dengan guru honorer baru,"kata Haslinda saat ditemui tribunAmbon, Rabu (1/4/2024).

Dia pun menkonfirmasi hal itu kepada Kepsek yang saat itu masih dijabat Syarif Fokaaya, dan diakui kepsek bahwa dirinya sudah diberhentikan.

Baca juga: PDIP Maluku Tenggara Perpanjang Pendaftaran Pilkada Sampai 7 Mei 2024

Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Jaga Kualitas dan Kesejahteraan Rakyat Kunci Utama Ekonomi Indonesia Tumbuh

Lanjutnya, kepsek mengemukakan alasan pemberhentian lantaran berselingkuh dengan operator sekolah.

"Saya dituduh berselingkuh oleh istri pak Yusman yaitu Asmin Tuharea padahal tidak ada bukti sampai sekarang," jelasnya.

Dia pun tegas membantah tudingan itu.

"Kalau memang betul saya selingkuh, kenapa hanya saya yang diberhentikan, kenapa pak Yusman masih mengajar di sekolah itu" ujarnya.

Lanjutnya dikeluhkan, selain diberhentikan, upahnya selama dua bulan juga tidak dibayarkan.

"Antua jua bilang saya mangajar di sekolah lain saja, tetapi data dapodik tetap berada di SMA 2 Buru,"

Masalah ini pun telah diadukan ke dinas terkait.

"Saya sudah lapor ke Kepolisian, sekda, kepala dinas pendidikan Namlea, kepala skolah SMA 2 yang baru tapi sama saja tidak ada hasil," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved