Rabu, 22 April 2026

Dugaan Pelecehan

PMII Demo di Halaman Rektorat Unpatti Menyoal Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen

Aksi itu dilatar belakangi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen, Agus Soumokil terhadap salah seorang mahasiswi.

|
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Jenderal Louis
Massa PMII saat aksi demo di halaman Rektorat Universitas Pattimura Ambon, Kamis (4/4/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi demo di halaman Rektorat Universitas Pattimura Ambon, Kamis (4/4/2024).

Aksi itu dilatar belakangi dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen terhadap salah seorang mahasiswi.

Terlebih mahasiswi tersebut merupakan kader PMII, sehingga persoalan itu memicu kemarahan kader-kader PMII khususnya yang berbasis di Unpatti.

Pantauan TribunAmbon.com dilokasi sekitar pukul 12.00 WIT massa mulai berjalan menuju halaman gedung Rektorat.

Massa membawa spanduk panjang bertuliskan 'PMII Menggugat, Usir Predator Seksual'.

Suasana semakin memanas saat massa membakar ban dan para security berupaya menyiram dengan air.

Saling dorong antar mahasiswa dan security pun tak terhindarkan.

Baca juga: Ironis, Tersisa Dua dari Ratusan Lapak Kosong yang Ditinggal Pedagang Pasar Un Tual

Meski para pejabat berusaha meredam emosi para pendemo, namun mereka bersikeras meminta kehadiran Rektor Universitas Pattimura, Prof. Fredy Leiwakabessy

Ketua Komisariat PMII Unpatti Rifaldi Panigfat mengutuk keras tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Dosen FKIP Prodi PPKN terhadap Kopri PMII.

Meski tuntutan sudah disampaikan dan diterima secara langsung oleh Rektor Unpatti, Namun Panigfat tegas tetap mengawal kasus ini hingga tuntas.

"Kami tetap berkomitmen untuk mengawal kasus ini meskipun tuntutan kami sudah diterima oleh Rektor," ungkapnya, Kamis (4/4/2024).

Dirinya berharap kasus pelecehan seksual di Universitas Pattimura dapat segera diselesaikan.

"Kami berharap kasus pelecehan seksual di kampus ini betul-betul mata rantainya terputus," harapnya.

Baca juga: Sampah Menumpuk di Jl. Bhayangkara Kota Namlea: Hingga Kini Tak Dibersihkan

Menurutnya, gerakan yang dilakukan oleh PMII sebagai percontohan bagi mahasiswa lain agar tidak berdiam diri melihat kasus pelecehan seksual.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved