Maluku Terkini
Anggarkan Rp 15 Miliar, PUPR Pastikan Jalan Rusak di Hatu dan Wakasihu Segera Diperbaiki
Rivai mengatakan ruas jalan rusak Negeri Hatu dan Wakasihu tersebut masuk ke Dana Inpress dengan total alokasi anggaran
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sekretaris Dinas PUPR Maluku Rivai Notanubu memastikan ruas jalan dan talud Negeri Hatu dan Wakasihu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah segera diperbaiki.
Rivai mengatakan ruas jalan rusak Negeri Hatu dan Wakasihu tersebut masuk ke Dana Inpress dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 15 Miliar.
Pengerjaan pun akan segera dilakukan dengan perbaikan talud maupun bagian jalan yang rusak.
“Jadi penanganannya berupa perbaikan badan jalan termasuk talud-talud, maupun reservasi pemeliharaan rehabilitasi jalan tersebut,” kata Rivai, di ruang kerjanya, Selasa (26/3/2024).
Lanjut dijelaskannya, total talud dan jalan yang diperbaiki mencapai 4,5 kilometer.
Saat ini, tambah Rivai, masih menunggu dari Balai Jalan yanh juga telah memasukkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) mereka.
“Jadi jalan ini masuk dalam Dana Inpres tahap II dan prosesnya sampai saat ini sudah terverifikasi. Pihak Balai Jalan Maluku sendiri sudah masukan jalan tersebut ke dalam DPA mereka, sudah lolos dan tinggal menunggu saja,” jelasnya.
Ia memastikan, jika tak ada halangan maka pengerjaan akan segera dilakukan.
“Intinya kita harus menunggu dan bersabar dan juga masyarakat bisa mendukung langkah-langkah Pemerintah,” tandasnya.
Diketahui, ruas jalan Provinsi yang menghubungkan Kecamatan Leihitu Barat dengan Kota Ambon mengalami kerusakan serius.
Baca juga: Bapa Manse Pelaku Cabul di Leihitu Divonis 5 Tahun Penjara
Baca juga: Pj Sekda Malra Harap Bimtek Dapodik Dapat Melahirkan Operator yang Kompeten
Hasil perhitungan TribunAmbon.com, Sabtu (23/3/2024), terdapat 1.443 lubang jalanan sepanjang kurang lebih 20 kilometer
Kerusakan ini terlihat mulai dari kawasan Kantor Camat Leihitu Barat, di Dusun Tapi, Negeri Wakasihu, hingga Bandara Udara Internasional Pattimura, Desa Laha, Kota Ambon.
Dari 1.443 kerusakan jalan, Terlihat, ada dua lokasi yang paling parah mengalami kerusakan ialah Kompleks Batu Badiri dan Air Kodok di Negeri Hatu yang terkikis jalannya oleh ombak dan hujan.
Dikatakan, Warga sekitar telah melakukan upaya penambalan sementara untuk mengatasi masalah ini, namun kondisi jalan semakin buruk saat musim penghujan dengan banyak genangan.
Yang menjadi masalah lainnya adalah minimnya penerangan di sepanjang jalan provinsi ini, hanya ada penerangan pada perkampungan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jalan-Hatu-Rusak.jpg)