Jumat, 10 April 2026

Soal Layanan Air Bersih, Perumda Tirta Yapono Diminta Perlu Terbuka

Menurutnya, ketika itu sudah disampaikan, pihak Perumda juga perlu untuk menjelaskan terkait cara penanganannya seperti apa.

Mesya
Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw saat diwawancarai terkait layanan air bersih, Rabu (20/3/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon meminta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Yapono untuk menyampaikan secara terbuka ke masyarakat terkait wilayah atau area mana saja yang masih berada pada ambang batas krisis air.

"Paling penting itu sampaikan secara terbuka kepada masyarakat," kata Ketua Komisi II DPRD Ambon, Christianto Laturiuw di Ambon, Rabu (20/3/2024).

Menurutnya, ketika itu sudah disampaikan, pihak Perumda juga perlu untuk menjelaskan terkait cara penanganannya seperti apa.

Sebab yang diketahui bersama bahwa persoalan air bersih ini selalu dikeluhkan oleh warga pelanggan.

Misalnya saja di tahun 2023 lalu, surat yang masuk ke komisi II sebagian besar berisi tentang aduan pelayanan air bersih di Kota Ambon.

Tentu, Perumda sebagai pihak yang bertanggungjawab sudah harus melihat ini sebagai sebuah pekerjaan rumah untuk kemudian dituntaskan.

"Apalagi kita kan tahu bahwa investasi untuk bidang ini tidak kecil. Makanya perlu keseriusan disini," pintanya.

Disisi lain, Politisi Gerindra itu menyambut baik langkah Pemkot Ambon yang membuka pendaftaran seleksi calon direktur Perumda Tirta Yapono.

"Kami memang mendukung dan kalau bisa dipercepat tahapan tes nya. Namun, yang jadi fokus kita, manajemen kinerja itu harus diperbaiki," tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved