Ambon Hari Ini
Seekor Ular Piton Ditemukan Petugas Saat Kebakaran Hutan di Kayu Putih, Kondisinya Mengenaskan
Hewan melata dengan panjang sekitar 2 meter dan diameter kepala sebesar kepalan tangan itu mati mengenaskan.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Seekor ular piton ikut terbakar saat api melahap lahan di kawasan Kayu Putih, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (28/2/2024).
Hewan melata dengan panjang sekitar 2 meter dan diameter kepala sebesar kepalan tangan itu mati mengenaskan.
Sekujur tubuhnya hangus terbakar.
Bangkainya pun diamankan oleh petugas Damkar yang berada di lokasi kejadian.
Ular tersebut merupakan salah satu dari berbagai fauna dan flora yang menjadi korban atas kebakaran tersebut.
Diketahui, ular piton atau sanca merupakan jenis ular yang hidup di lingkungan beriklim hangat dan basah.
Hewan ini biasa ditemukan di daerah hutan hujan, padang rumput, hutan, rawa, batu-batuan, semak belukar, hingga bukit berpasir.
Hewan ini pun tidak hanya bergerak diatas tanah, tapi juga biasa bergelantung di dahan pohon.
Baca juga: 4 Unit Mobil serta 30 Personil Dikerahkan Tuk Atasi Kebakaran Hutan di Kayu Putih
Baca juga: Breaking News: Kebakaran Hutan di Kayu Putih Ambon
Meski tidak berbisa, ular piton biasanya berukuran cukup besar dan panjangnya antara 1,6 meter hingga 6,5 meter.
Sedangkan untuk berat, hewan ini biasanya memiliki berat berkisar antara 1 kg hingga 75 kg.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan, Damkar Kota Ambon, Zeth Wattimena menerangkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Meski titik kebakaran hampir mendekati rumah warga, namun api berhasil dipadamkan.
"Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun ada beberapa satwa yang mati, salah satunya ular piton yang ditemukan tak bernyawa," terangnya.
Para personil Damkar Kota Ambon juga masih bersiaga sembari melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.