Final Futsal Ditunda
Laga Final Futsal di Ambon Tertunda Lantaran Caleg Kehabisan Anggaran, Manajer Tim Ngeluh
Manajer tim Patriot FC, Ewin Pokrena pun mengungkapkan kekecewaannya akan laga yang digelar oleh calon legislatif DPRD Kota Ambon Dapil Nusaniwe dari
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Final futsal WAR Cup 2 urung digelar hingga kini, padal turnamen telah berlangsung sejak Desember 2023 di GOR Universitas Pattimura
Manajer tim Patriot FC, Ewin Pokrena pun mengungkapkan kekecewaannya akan laga yang digelar oleh calon legislatif DPRD Kota Ambon Dapil Nusaniwe dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Wilson Albert Rahayaan.
Kepada TribunAmbon.com, Pokrena mengatakan laga final ditunda hingga saat ini dengan berbagai alasan yang tak pasti.
"Awalnya pertandingan berjalan dengan lancar, namun dipenghujung pertandingan yaitu laga final antara Patriot FC melawan Speranza. Nah di sini kejanggalan mulai terlihat, dengan penundaan laga final," ungkap Pokrena, Minggu (25/2/2024).
Dijelaskan, awalnya laga final yang mempertemukan Patriot FC vs Speranza ditunda panitia mempertimbangkan momen Natal dan Tahun Baru dengan janji bakal dilangsungkan di Januari 2024.
Disayangkan, memasuki akhir Februari urung juga ada kabar final futsal WAR Cup 2 akan dilaksanakan.
"Penundaan pertandingan dilakukan karna menjelang Natal dan Tahun Baru. Panitia berjanji bahwa masuk libur Tahun Baru pertandingan final akan dilanjutkan kembali. Tetapi sampai saat ini panitia WAR CUP tidak pernah menjalankannya, bahkan kami dari pihak manajer sudah berkoordinasi dengan pihak panitia. Namun panitia selalu menjawab sabar dan sabar" tuturnya.
Baca juga: Kodam Pattimura Panen Emas, Pangdam Bangga
Lanjutnya, sempat pihak panitia menawarkan solusi untuk menentukan juara tanpa melalui pertandingan.
Namun ditolaknya lantaran tawaran itu baginya tidak masuk akal.
"Kami meminta panitia panitia WAR Cup 2 untuk menyelenggarakan pertandingan final antara Patriot FC vs Speranza, kami tidak mau di tunjuk-tunjuk saja atau membagi bonus," tegasnya.
Pokrena pun mengancam akan melaporkan panitia ke Asprov PSSI Maluku.
"Kalau tidak kami akan membuat laporan untuk ASPROV PSSI agar tidak memberikan rekomendasi kepada panitia WAR Cup baik itu secara kolektif maupun perorangan untuk membuat pertandingan Futsal," kecamnya.
Sementara itu salah seorang pemain Patriot FC, Nico Sapia mengaku kecewa akan kondisi tersebut.
Pasalnya penyelenggara pertandingan adalah seorang calon wakil rakyat yang seharusnya menepati janji termasuk menuntaskan laga final WAR CUP 2.
Menurutnya, kalau calon wakil rakyat sudah berbohong bagaimana jadinya jika nanti terpilih.
"Untuk hal-hal sekecil ini saja sudah berbohong, bagaimana nanti kalau sudah jadi anggota DPRD nanti" keluhnya.
Terpisah dari itu, Wilson Albert Rahayaan saat dikonfirmasi TribunAmbon.com mengaku bahwa pihaknya kehabisan anggaran.
"Kami keterbatasan anggaran untuk melaksanakan laga final. Kita juga sudah berkoordinasi dengan tim-tim terkait itu kalau memang mereka mau maka panitia bisa memberikan bonus secara cicil," ungkapnya melalui sambungan telepon, Minggu (25/2/2024).
Namun, jika tim ingin penentuan juara melalui pertandingan maka dirinya berjanji laga final nanti akan dilangsungkan bulan Agustus 2024.
"Tetapi kalau mereka tetap mau penentuan juara melalui pertandingan maka kami akan melanjutkan laga final War Cup 2 saat pembukaan War Cup 3 pada bulan Agustus nanti," tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.