Info Kesehatan
Simak 8 Manfaat Buah Pala tuk Kesehatan, Salah Satunya Tingkatkan Gairah
Pada umumnya, daging buah Pala diolah menjadi berbagai makanan, seperti manisan, asinan, dodol, selai, dan sirup.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pala atau Myristica fragrans merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di Kepulauan Banda, Maluku.
Pada umumnya, daging buah Pala diolah menjadi berbagai makanan, seperti manisan, asinan, dodol, selai, dan sirup.
Baik daging buah, biji, daun, dan aril dari tanaman Pala dapat dikelola, biasanya diambil minyak atsiri atau minyak esensialnya.
Minyak atsirinya dapat digunakan untuk aromaterapi karena aromanya yang harum.
Selain itu, minyak atsiri juga mengandung berbagai senyawa yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Tak hanya itu, buah Pala merupakan sumber nutrisi yang kaya, membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, dan mencegah lonjakan gula darah.
Buah pala mengandung myristicin yang memiliki sifat antioksidan, antibakteri, dan antikanker yang bermanfaat bagi tubuh.
Dilansir dari laman kesehatan hellosehat.com, berikut ini 8 manfaat buah Pala untuk kesehatan :
1. Menangkal radikal bebas
Paparan radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif. Kondisi ini berkaitan erat dengan munculnya berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, kanker, hingga penuaan dini.
Kabar baiknya, buah Pala memiliki kandungan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Meski jumlahnya terbilang sedikit, manfaat buah pala satu ini tentu sayang jika dilewatkan.
Riset pada hewan uji yang dimuat dalam Journal Of Ayurveda And Integrative Medicine (2013) menunjukkan ekstrak Pala dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.
2. Mengurangi peradangan
Pala kaya akan senyawa anti-inflamasi yang mirip dengan mentol, yaitu monoterpen. Senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan rasa sakit.
Dengan menambahkan buah Pala sebagai bumbu masakan, rasa sakit yang berkaitan dengan luka, pembengkakan, dan peradangan kronis seperti arthritis akan cenderung berkurang.
Walau begitu, penelitian yang tersedia masih terbatas pada hewan uji, sehingga memerlukan studi lebih mendalam untuk membuktikan efeknya pada manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pala-Banda-Gunung.jpg)