Pemilu 2024
Sepekan Jelang Pemilu 2024, Pasukan Pengamanan TPS Ikut Apel Kesiapan
Bertindak sebagai inspektur, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dalam amanatnya mengatakan, apel ini merupakan bentuk sinergitas dalam rangka
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pasukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Satuan Linmas ikut apel kesiapan di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Rabu (7/2/2024).
Bertindak sebagai inspektur, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dalam amanatnya mengatakan, apel ini merupakan bentuk sinergitas dalam rangka menyukseskan Pemilu.
Sehingga, Pemilu dapat terselenggara dengan aman, damai, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
“Sinergitas antar seluruh komponen penyelenggara Pemilu dan unsur pendukung di daerah wajib dilakukan demi suksesnya kegiatan demokrasi lima tahunan demi dan untuk kepentingan negara, daerah Maluku, dan Kota Ambon kedepan,” kata Wattimena.
Menurutnya, dengan senantiasa berpedoman pada regulasi, maka dukungan menjaga ketertiban pada tiap TPS harus dipersiapkan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.
Baca juga: Sepekan Jelang Pemilu 2024, Peserta Diingatkan Turunkan Baliho Kampanye sebelum Masa Tenang
Selain itu, seluruh unsur penyelenggara Pemilu, TNI, Polri, ASN, maupun Satuan Linmas wajib menunjukan kinerja obyektif, transparan, bersikap netral, serta memastikan semua warga yang sudah memiliki hak pilih dapat menyalurkan haknya pada 14 Februari nanti.
"Yang hadir disini bertanggungjawab pada pelaksanaan Pemilu di wilayah Kota Ambon, apabila ditemukan kerawanan dan hambatan yang berpotensi mengganggu ketertiban di TPS, maka harus diambil langkah tegas sesuai prosedur, untuk minimalisir gangguan keamanan," bebernya.
Wattimena mengimbau agar seluruh petugas pengamanan di TPS dapat bekerja dengan baik dan jujur.
Sebab, tugas tersebut akan menentukan nasib bangsa ini lima tahun kedepan.
Diingatkan juga bahwa di era modern ini, semua hal dapat terpantau di media sosial sehingga perlu kehati-hatian.
"Suksesnya Pemilu harus didikung oleh seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya sinergitas yang kuat dan saling berkesinambungan," harapnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.