Kepemiluan
Survei Charta Politika: Prabowo-Gibran Unggul dengan Angka 50 Persen di Maluku dan Papua
Survei terbaru Charta Politika ini digelar oleh Charta Politika pada 4-11 Januari 2024 dengan 1.220 responden yang berusia di atas 17 tahun dan terseb
JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM – Hasil survei Charta Politika menunjukkan elektabilitas pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul di Maluku dan Papua.
Survei terbaru Charta Politika ini digelar oleh Charta Politika pada 4-11 Januari 2024 dengan 1.220 responden yang berusia di atas 17 tahun dan tersebar di seluruh provinsi Indonesia.
Peneliti Utama Charta Politika, Nahrudin mengatakan, Prabowo - Gibran unggul tak hanya di Maluku dan Papua, melainkan di hampir seluruh wilayah.
“Pasangan Prabowo Gibran itu (unggul) hampir merata di seluruh zona wilayah,” kata Peneliti Utama Charta Politika, Nahrudin seperti yang dikutip dari Kompas.com, Senin (22/1/2024).
Hasil survei mengungkap Prabowo dan Gibran ungguh di wilayah Sumatera, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Pasangan ini unggul di Maluku dan Papua di angka 50 persen.
Namun, Prabowo-Gibran masih kalah di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Dearah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Sebab, wilayah Jateng dan DIY didominasi oleh pemilih capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Kekalahannya walaupun kekalahannya tidak dominan, ada di Jateng dan DIY. Itu kalah dengan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD,” ungkap dia.
Survei Charta Politika ini dilakukan dengan metode multistage random sampling.
Survei dilakukan secara tatap muka dengan margin of error di angka 2,82 persen.
Berikut rincian sebaran hasil survei Charta Politika soal elektabilitas capres cawapres berdasarkan katagori wilayah:
Baca juga: Soroti Penampilan Gibran di Debat Cawapres, Ruhut Sitompul: Sedih Nggak Kita Lihatnya
Sumatera
Anies-Muhaimin = 36 persen
Prabowo-Gibran = 41 persen
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.