Kamis, 28 Mei 2026

Sampah di Ambon

Ribuan Sampah Plastik Mengapung di Pantai Santai Beach, Pengunjung Batal Berenang

Ratusan pengunjung yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa bertamasya sembari menikmati hari libur Tahun Baru 2024.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Jenderal Louis
Sampah Plastik Mengapung di Pantai Santai Beach, Pengunjung Batal Berenang, Senin (1/1/2023) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ribuan sampah plastik mengapung di pantai Santai Beach, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Senin (1/1/2024).

Pantauan TribunAmbon.com sekitar pukul 15.00 WIT dilokasi, terlihat pantai yang berjarak 13 kilometer dari pusat Kota Ambon itu ramai pengunjung.

Ratusan pengunjung yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa bertamasya sembari menikmati hari libur Tahun Baru 2024.

Sayangnya, niat tuk berenang di pantai berpasir putih itu sirna lantaran banyak sampah plastik yang berserakan.

Sampah-sampah tersebut bukanlah dibuang oleh pengunjung, tetapi terbawa oleh arus air laut.

"Tadinya sudah senang karena mau liburan di Pantai Santai Beach, namun saat tiba jadi kaget karena banyak sampah," kata salah seorang pengunjung, Rion kepada TribunAmbon.com, Senin (1/1/2024).

Sampah Plastik Mengapung di Pantai Santai Beach, Pengunjung Batal Berenang, Senin (1/1/2023)
Sampah Plastik Mengapung di Pantai Santai Beach, Pengunjung Batal Berenang, Senin (1/1/2023) (TribunAmbon.com/ Jenderal Louis)

Baca juga: Inilah Pohon Paling Dilindungi Warga Hitu dan Kodam XVI Pattimura

Baca juga: Cerita Pasangan Paling Bahagia di Tongkrongan Oasis Ambon: Konferensi ke 11 Negara hingga Beasiswa

Dirinya takut jika berenang, dapat memberikan efek iritasi bagi kulit.

"Itu kan banyak sampah ya, mau berenang tapi kalau kotor bisa buat kulit iritasi nantinya," keluhnya.

Menurutnya, sampah-sampah plastik selain merusak lingkungan dan biota laut, juga dapat mengurangi jumlah wisatawan.

Hal itu berdampak pada pendapatan para penjual di kawasan wisata tersebut.

"Sampah plastik kan tidak terurai sehingga berbahaya bagi kelangsungan hidup biota laut. Disamping itu pendapatan para penjual juga pasti berkurang karena menurunnya pengunjung," tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved