Dipercaya Memimpin Kabupaten Maluku Tengah, Ini Komitmen Rakib Sahubawa
Setelah resmi menjabat, Rakib Sahubawa menyatakan akan terus berusaha melaksanakan tugasnya sebagai secara baik.
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Rakib Sahubawa dipercaya memimpin Kabupaten Maluku Tengah.
Ia telah dilantik Gubernur Maluku Murad Ismail di Lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Selasa (12/9/2023) lalu.
Setelah resmi menjabat, Rakib Sahubawa menyatakan akan terus berusaha melaksanakan tugasnya sebagai secara baik.
Hal itu disampaikan saat pidato awalnya sebagai Penjabat Bupati Maluku Tengah di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Ia juga berkomitmen mendukung program pemerintah Provinsi Maluku di kabupaten bertajuk Pamahanu Nusa itu.
Yakni menekan terjadinya peningkatan angka stunting, kemiskinan ekstrim dan pengendalian inflasi serta pemanfaatan produk khas daerah.
Disamping itu, ia akan memperkuat lagi sistem tata kelola birokrasi serta stabilitas politik dan keamanan di daerah.
"Tantangan kita saat ini di Kabupaten Maluku Tengah adalah upaya menurunkan tingkat kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi, memudahkan investasi, penggunaan produk dalam negeri, penguatan birokrasi, serta stabilisasi politik dan keamanan," kata Sahubawa saat paripurna Istimewa di Gedung Rakyat Maluku Tengah, Kota Masohi, Jumat (15/9/2023).
Tak hanya itu, Sahubawa juga berkomitmen akan menaruh perhatian lebih bagi kaum duafa, anak yatim dan para janda, orang tua jompo dengan sebuah program yang diberi nama OPEN.
"Kepada kaum dua’fa, anak yatim dan para janda, serta orang tua jompo, saya berjanji akan melakukan Upaya terbaik untuk membantu mereka melalui program OPEN," cetus Sahubawa.
Lanjutnya, untuk melaksanakan semua itu, Sahubawa menyadari menyesuaikan sebuah tantangan baru di dunia birokrasi bukanlah hal yang mudah.
Namun ia menyakini dengan kerja keras dan kerjasa seluruh elemen pemerintah hingga masyarakat semua itu pasti akan terkesan dengan baik.
"Penuntasan tantangan-tantangan ini tentu memerlukan pengembangan cara-cara baru, nilai-nilai baru melalui kerja keras dan kerja yang produktif melalui terobosan dan inovasi," ujar Sahubawa.
Lanjutnya, khusus untuk perangi stunting, ia juga akan hadir dengan program Ina Latu/Ina Parenting Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad dengan progra. Gema Duta Parenting Potong Pele Stunting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pj-Bupati-Maluku-Tengah-Rakib-Sahubawa-biiii.jpg)