Ragam Seni Ditampilkan SMTPI Sektor El-roi Jemaat GPM Nehemia dalam Pentas Seni
Pentas Seni ini digelar agar generasi muda khususnya Sektor El-roi Jemaat GPM Nehemia bisa terus melestarikan budaya yang telah dititipkan leluhur.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anak-anak Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) Sektor El-roi Jemaat GPM Nehemia menampilkan ragam budaya dalam Pentas Seni, Sabtu (9/9/2023).
Diantaranya, cakalele, bambu gila, tari lenso, jukulele, katreji dan lainnya.
Seluruhnya merupakan tarian dan kebudayaan khas Maluku.
Beberapa diantaranya juga dirangkum dalam kolosal tentang bagaimana masyarakat awal dan setelah injil masuk.
Pentas Seni dalam sorotan tema Hidupkan Nilai-nilai Budaya untuk Generasi Sektor El-roi itu digelar di Baileo Oukumene, Ambon.
Serta dibuka oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Ketua Panitia, Timothy Wonkay mengatakan Pentas Seni ini digelar agar generasi muda khususnya Sektor El-roi Jemaat GPM Nehemia bisa terus melestarikan budaya yang telah dititipkan leluhur.
Serta bentuk syukur kepada Tuhan yang telah mencipta.
"Kita diajarkan untuk melestarikan budaya yang dititipkan leluhur untuk katong (kita) anak cucu. Oleh karena itu kami anak-anak Sektor El-roi merasa penting untuk membuat ini sebagai bentuk sukacita untuk Tuhan dan leluhur yang telah memberikan dan melestarikan budaya untuk kami ini. Ini akan jadi kenangan dalam hati selamanya," kata Timothy.
Sementara itu KMJ GPM Nehemia, Pdt, Nn. W. J Liklikwatil mengatakan Pensi ini dalam rangka HUT GPM dan juga HUT Kota Ambon, sekaligus menjaga stabilitas seni dan budaya dalam tantangan perkembangan zaman.
"Pelaksaan kegiatan Pentas Seni (Pensi) hari ini dalam rangka HUT GPM dan HUT Pemkot Ambon juga merupakan bentuk pendidikan karakter yang diimementasi dalam berbagai kegiatan pendidikan.
Sebagai generasi muda gereja dan tulang punggung gereja dan bangsa menampilkan bakat dan ketrampilan dalam bentuk seni dan sebagainya supaya generasi mudah dapat mencintai budaya daerah dengan tetap melestarikan budaya ditengah perubahan Zaman. Kita juga persiapkan generasi mudah Gereja tatap generasi emas tahun 2045," tambahnya.
Disisi lain, Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan melalui pentas seni ini juga dapat merenungkan nilai-nilai yang sangat penting dalam kehidupan.
Seperti belajar tentang keberanian untuk tampil di depan publik, ketekunan dalam melatih bakat dan kerja tim yang Solid dalam menghasilkan sebuah pertunjukan yang hebat.
"Semua nilai-nilai tersebut adalah bagian penting dari pembentukan karakter yang akan membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan teristimewa anak-anak kita, para generasi muda penerus gereja dan kota Ambon, provinsi Maluku, bangsa dan negara," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/SMTPI-gpm-pentass.jpg)