Ambon Hari Ini
Agustus Nanti, 48 Yacht Darwin Bakal Sambangi Kota Ambon
Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota, Rico Hayat mengungkapkan pelepasan kapal atau Yacht akan Berlangsung di Darwin, Wilayah Utara
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ajang tahunan Spice Island Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) bakal mendatangkan 48 yact dari Australia menuju Kota Ambon pada 7-12 Agustus 2023 mendatang.
Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota, Rico Hayat mengungkapkan pelepasan kapal atau Yacht akan Berlangsung di Darwin, Wilayah Utara Australia, pada 5 Agustus 2023.
“Jadi untuk Darwin Ambon saya sudah konfirmasi bahwa nanti tanggal 5 Agustus itu dilepas dari Darwin, dan itu akan hadir Ketua Ambon Sailing Community (ASC), Nicko Tulalessy dengan timnya itu, dan saya akan menyurati ke Konsulat Jendral (Konjen) di Australia, untuk mewakili Indonesia, Pemkot Ambon melepas para peserta SIDAYR," kata Hayat di halaman Parkiran Depan Balai Kota, Jumat (21/7/2023).
Hayat menambahkan untuk setiap kegiatan yang akan diselenggarakan setelah mereka tiba di Ambon, baru akan dibahas setelah rapat bersama dengan Konjen yang direncanakan hari ini dengan fasilitas zoom
Meeting.
"Ada rangkaian kegiatan yang nanti akan dibicarakan kemudian karena sebentar baru kita clear kan dengan Tim di Darwin," cetusnya.
Baca juga: BPJN Maluku Mulai Bangun Jembatan Darurat di Sungai Kawanua
Baca juga: Dugaan Laporan Fiktif Anggaran 2.5 Miliar di Kwarda Pramuka Masuk Pantauan Kejati Maluku
Hayat menguraikan, kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan, antaranya bakti sosial antara peserta dan Pemerintah Negeri.
Kemudian akan dilaksanakan kunjungan ke Negeri Rutong sebagai salah satu Desa Wisata di Indonesia, dan masih banyak kegiatan lainnya.
Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik, lantaran tak hanya event Ambon-Darwin atau SIDAYR, namun ada kegiatan Sail Indonesia.
“Bertepatan di nulan Agustus ini ada Sail Indonesia yang masuk, jadi tetap Amahusu menjadi pelabuhan Darwin dan Belakang Hotel Tirta dijadikan pelabuhan Sail Indonesia agar semua kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Hayat. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.