Mahasiswa Unpatti Dikeroyok
Selain Dikeroyok, Mahasiswa Unpatti Juga Kehilangan Smartphone
Lanjutnya, diungkapkan kondisi Maichel Lesnusa, anaknya yang dikeroyok sejumlah pemuda mabuk serta oknum Brimob Polda Maluku bernama Bripda Gilbert
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Selain mengalami luka dan memar di wajah serta bagian tubuh lainnya, Mahasiswa Unpatti korban penganiayaan sekelompok pemuda kehilangan telepon genggang.
"Untuk handphone ini hilang atau di ambil mereka, anak saya juga tidak yang jelas Hpnya tidak ada lagi sekarang," kata Ibu Korban, Josina Lesnusa kepada TribunAmbon.com, Jumat (5/5/2023).
Lanjutnya, diungkapkan kondisi Maichel Lesnusa, anaknya yang dikeroyok sejumlah pemuda mabuk serta oknum Brimob Polda Maluku bernama Bripda Gilbert Siloohy, Kamis (4/5/2023) dini hari.
"Anak saya dipukul borong (ramai-ramai) itu mata alami kemerahan, luka sobek diwajah dan kepala lebam," tuturnya
Pasca kejadian, dia pun langsung melapor ke Polda serta Propam Polda Maluku.
Dia pun berharap aparat kepolisian segera selesaikan masalah tersebut hingga tuntas.
"Kita sudah lapor polisi dan tertuang di LP STTLP/119/V/2023/SPKT/Polda Maluku Kamis pagi," tandasnya.
Baca juga: Oknum Brimob Polda Maluku Bersama Sekelompok Pemuda Mabuk Aniaya Mahasiswa Unpatti
Diberitakan, seorang Mahasiswa Universitas Pattimura Ambon dikeroyok sekelompok pemuda di Kawasan Kudamati, Kamis (4/5/2023) dini hari.
Korban bernama Maichel Lesnussa (22) mengalami memar pada wajah dan bagian tubuh lainnya.
Menurut orang tua korban, Josina Lesnussa, satu dari pelaku pengeroyokan adalah oknum anggota Brimob Polda Maluku, bernama Bripda Gilbert Silahooy.
Hingga saat ini, Kabid Humas Polda Maluku yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan terkait kejadian itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ilustrasi-penganiayaan-dipukul.jpg)