Sabtu, 6 Juni 2026

Paskah di Ambon

Deretan Tradisi Umat Kristen di Maluku Saat Paskah

Paskah diperingati sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus yang telah merelakan dirinya untuk menebus dosa umatnya. Di Maluku, perayaan Paskah disisipk

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Pawai obor meriahkan Paskah di Kota Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Paskah merupakan merupakan momen penting bagi umat Kristen di seluruh dunia.

Paskah diperingati sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus yang telah merelakan dirinya untuk menebus dosa umatnya.

Di Maluku, perayaan Paskah disisipkan berbagai tradisi meriahkan perayaan Paskah.

Berikut, tradisi-tradisi yang dilakukan saat Umat Kristen di Maluku merayakan Paskah.

Baca juga: Jalan Salib Hiasi Perayaan Paskah SMTPI Petra Jemaat GPM Imanuel OSM

1. Jalan Salib dan Pawai Obor

Gereja-gereja di Maluku biasanya melakukan jalan salib beberapa saat sebelum perayaan Paskah.

Jalan salib dilakukan baik umat Kristen Protestan maupun Katolik.

Jalan Salib mengisahkan bagaimana Yesus mulai ditangkap, hingga disalibkan.

Biasanya, Jalan Salib akan diikuti dengan Pawai Obor yang dipegang oleh anak-anak Sekolah Minggu.

Saat teatrikal jalan salib, pemeran akan menyinggahi beberapa perhentian.

Tempat perhentian tersebut menjadi garis penting yang sering ditekankan dalam menjelang penyaliban Yesus.

Perhentian terakhir merupakan tempat Yesus disalibkan, mati hingga bangkit pada hari ketiga.

Sekaligus ibadah Paskah.

Baca juga: Perdana di Ramadan, Vespa Street Coffee Hadirkan Cita Rasa Kopi Asal Seram

2. Taman Paskah

Taman Paskah dibuat menjelang Perayaan Paskah.

Tak hanya Gereja, kompleks di Maluku sering membuat Taman Paskah.

Di taman paskah biasanya berisikan ornamen-ornamen dan simbol penting kisah Yesus dari penangkapan hingga bangkit dari Kematian.

Seperti, Kubur terbuka, 3 buah Salib saat Yesus disalibkan, dan lainnya.

3. Cari dan Hias Telur Paskah

Mencari telur dan atau menghias Telur Paskah memang bukan merupakan tradisi yang alkitabiah.

Tradisi Telur Paskah berasal dari tradisi kesuburan kaum Indo-Eropa di mana telur merupakan simbol musim semi.

Pada masa silam, orang Persia biasa saling menghadiahkan telur pada saat perayaan musim semi.

Bagi mereka juga menandakan dimulainya tahun yang baru.

Nah tradisi Telur Paskah ini susah dihilangkan karena Paskah dirayakan Pada Musim semi.

Di Maluku, menghias maupun mencari telur paskah dikhususkan bagi anak-anak sekolah minggu.

Biasanya dilombakan, dan akan diberi hadiah bagi yang menemukan telur paskah

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved