Selasa, 9 Juni 2026

Geliat UMKM

Perdana di Ramadan, Vespa Street Coffee Hadirkan Cita Rasa Kopi Asal Seram

Ialah Vespa Street Coffee, konsep berjualan kopi dengan vespa antik miliknya. Vespa Street Coffee membawa cita rasa bijih kopi asli dari Pulau Seram.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Jenderal Louis
Vespa Street Coffee saat melapak di Pantai belakang RS. Leimena, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Sabtu (8/4/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Perdana di Bulan Ramadan 1444 H, Adodo membuka usaha kedai kopi keliling menggunakan vespa.

Ialah Vespa Street Coffee, konsep berjualan kopi dengan vespa antik miliknya.

Vespa Street Coffee membawa cita rasa bijih kopi asli dari Pulau Seram.

Bijih kopi asal Maluku itu langsung dibawa dari Kampung Salagor, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur.

"Konsep ini memang sudah lama dipikirkan, namun baru terealisasi di bulan Ramadhan tahun ini," ucap Adodo kepada TribunAmbon.com saat ditemui di kawasan Pantai belakang RS. Leimena, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Sabtu (8/4/2023).

Vespa Street Coffee menawarkan 3 varian kopi, yakni kopi Original, Kopi Rempah dan Kopi Tarik.

Kopi Original dijual seharga Rp. 10 ribu per cup, Kopi Rempah Rp. 15 ribu dan Kopi Tarik Rp. 10 ribu.

Buka mulai pukul 17.00 WIT, dirinya menyasar pengunjung yang menikmati waktu berbuka kawasan pantai Leimena.

Baca juga: Oknum Mengaku Konsultan Kesehatan Sebar Hoax Air Bersih di Kota Namlea Tercemar Merkuri

Baca juga: Rain Coffee House, Sensasi Nyeruput di Balkon Belakang Rumah: Terbatas Dua Pengunjung

Selain kopi, Vespa Street Coffee juga menyajikan minuman dingin seperti Mocktail dan Milkshake.

Asida dan Lontar pun dipilihnya sebagai takjil tuk menemani kopi buatan tangannya.

"Ada tiga minuman kopi, Original, Rempah dan Tarik, kalau minuman dingin ada Mocktail dan Milkshake. Asida dan Lontar sebagai camilannya," ujarnya yang masih berstatus mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan, Unpatti.

Dikatakannya, Vespa Street Coffee berjualan secara berkeliling hal itu dilakukannya selaras dengan konsep yang dibawanya.

"Di kawasan pantai Leimena ini sementara saja, rencana besok mau berkeliling ke pantai-pantai lainnya," tandasnya.

Selain itu, kondisi cuaca yang tak menentu juga menjadi tantangan baginya.

"Kondisi hujan tidak dapat diprediksi, jadi kalau cuaca cerah saja baru berjualan," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved