Kerja di Australia
Daftar Nama Peserta di Ambon yang Lulus Wawancara Rekrutmen Kerja di Australia
Segala bentuk informasi lebih lanjut terkait Program Australia dapat mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon sesuai hari dan jam kerja.
Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: sinatrya tyas puspita
TRIBUNAMBON.COM - Berikut Hasil Seleksi Wawancara Rekrutmen Kerja di Australia tahun 2023.
Melansir laman Instagram @lokeramboncom berikut daftar nama hasil seleksi wawancara rekrutmen kerja di Australia di tahun 2023.
"#SobatLoker follow @lokeramboncom untuk info Update !!!
Berikut Hasil Seleksi Wawancara Rekrutmen Kerja di Australia tahun 2023.
Tag orangnya di kolom komentar yah !!!
#Repost @disnakerambon with @let.repost," tulisnya.
Pengumuman lanjutan !
Berikut nama-nama calon kandidat yang dinyatakan lulus seleksi interview dan tes tertulis sesuai lampiran diatas.
Kami mengundang Bpk/Ibu/Saudara/Saudari yang telah dinyatakan lulus untuk hadir mengikuti pertemuan yang akan dilaksanakan pada :
Hari : Selasa, 28 Maret 2023;
Jam : 14.00 WIT (2 siang);
Tempat : Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Passo, Baguala, Kota Ambon.
Nb :
- Mohon hadir 15 menit sebelum acara dimulai dengan mengenakan pakaian bebas rapi;
- Segala bentuk informasi lebih lanjut terkait Program Australia dapat mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon sesuai hari dan jam kerja.
CEK NAMA KAMU DISINI
Ada Biaya Rp 85 Juta
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon, Steiven Patty benarkan informasi ada biaya senilai Rp 85 juta bagi para pencari kerja yang telah lolos tahap seleksi untuk bekerja di Australia, ada 13 item yang merupakan rincian dari Rp 85 juta tersebut.
"Ya memang ada biaya sejumlah Rp. 85 juta, tapi itu biaya sampai sudah kerja, jadi semua termasuk tiket, pengurusan visa, asuransi, totalnya ada 13 item," kata Steiven.
Patty menyebutkan, nominal Rp 85 juta itu tidak ditentukan besarannya oleh Disnaker Ambon, melainkan pihak agen penyalur, yakni California Education Centre Indonesia.
Baca juga: Perusahaan Wajib Berikan THR Sebelum Hari Raya, Tak Boleh Dicicil
Baca juga: 127 Calon Jamaah Haji Maluku Tengah Mulai Rekam Visa Biometrik
Baca juga: Biaya Rp 85 Juta untuk Calon Pekerja Australia Bisa Dicicil 6 Kali Tahapan
"Biaya tersebut bukan kami pihak Disnaker yang tetapkan, melainkan biaya yang ditetapkan oleh perusahaan penyalur tenaga kerja imigran, California Education Centre Indonesia," tuturnya.
Biaya itu akan dibayarkan kepada perusahaan California Education Centre Indonesia sebagai agen tenaga kerja dari perusahaan International Working Group Australia, PTY. LYD.
Ketika ditanya mengenai alasan sosialisasi yang dilakukan setelah tahapan seleksi tes, Patty mengungkapkan bahwa memang pihak Disnaker juga dari awal belum mengetahui nilai totalnya.
Alhasil, pihaknya belum dapat memberikan jawaban pasti pada saat awal peserta mendaftar.
"Masalahnya waktu pembukaan pendaftaran kita juga belum mendapat informasi pasti berapa biayanya," cetusnya.
Selain itu pihaknya sengaja agar dari agen penyalur yang secara langsung membeberkan seluk beluk bekerja di Australia termasuk biaya yang harus dikeluarkan.
"Bagi kami, kami tidak mau memberi sosialisasi, biar nanti dari pihak perusahaan yang langsung memberi informasinya pada saat sosialisasi," ujarnya.
Berikut ini 13 item dari biaya Rp. 85 juta yang harus dibayarkan pekerja;
1. Sertifikasi Diploma of Business Aston College, PTY. LTD
2. Sertifikasi Advanced English of California Education Centre
3. Sertifikasi PTE
4. Biaya Asrama dan Makan 3x sehari selama 6 bulan
5. Translate Dokumen Tersumpah
6. Rekomendasi Pemerintah Indonesia
7. Asuransi Keluar Negeri
8. Pembiayaan Visa termasuk HAP ID & MCU
9. Tiket Pesawat Ke Australia
10. Undangan Kuliah (bagi student visa)
11. Job Letter (bagi sponsorship)
12. Akomodasi setelah sampai dan Penjemputan di Australia
13. Jasa Konsultan & Agensi di Australia
Bisa Dicicll 6 Kali
Dirinya juga menegaskan bahwa biaya tersebut juga tidak dibayarkan secara langsung, namun bertahap sebanyak 6 kali.
"Pembayaran juga ada 6 kali tahapan, total kumulatif memang 85 juta," tandasnya.
Selain itu Patty menjelaskan bahwa nominal biaya sejumlah Rp 85 juta bukan ditetapkan oleh pihak Disnaker Kota Ambon, melainkan oleh agen penyalur.
"Biaya tersebut bukan kami pihak Disnaker yang tetapkan, melainkan biaya yang ditetapkan oleh perusahaan penyalur tenaga kerja imigran, California Education Centre Indonesia," tuturnya
Biaya itu akan dibayarkan kepada perusahaan California Education Centre Indonesia sebagai agen tenaga kerja dari perusahaan International Working Group Australia, PTY. LYD.
Ketika ditanya mengenai alasan sosialisasi yang dilakukan setelah tahapan seleksi tes, Patty mengungkapkan bahwa memang pihak Disnaker juga dari awal belum mengetahui nilai totalnya.
Alhasil, pihaknya belum dapat memberikan jawaban pasti pada saat awal peserta mendaftar.
Baca juga: Safitri Soulissa Ancam Bakal Pecat Puluhan Pejabat Desa di Buru Selatan, Ada Apa?
"Masalahnya waktu pembukaan pendaftaran kita juga belum mendapat informasi pasti berapa biayanya," cetusnya.
Selain itu pihaknya sengaja agar dari agen penyalur yang secara langsung membeberkan seluk beluk bekerja di Australia termasuk biaya yang harus dikeluarkan.
"Bagi kami, kami tidak mau memberi sosialisasi, biar nanti dari pihak perusahaan yang langsung memberi informasinya pada saat sosialisasi," ujarnya.
Diberitakan, para peserta seleksi pekerja di Australia merasa kecewa, karena harus membayar uang senilai Rp. 85 juta ke agen penyalur.
Kekecewaan tersebut lantaran pihak pemerintah dalam hal ini Disnaker Ambon tidak menginformasikan perihal pembayaran uang sejumlah Rp. 85 juta sedari awal.
Padahal para pendaftar sudah menanyakan terkait adakah biaya-biaya untuk bekerja di negeri Kanguru itu.
Baca juga: Ferry Irawan Tak Mau Mengakui Telah Lakukan KDRT Venna Melinda: Sebut Dipaksa Sistem, Apa Maksudnya?
(TribunAmbon.com/Sinatrya, Jenderal Louis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/berikut-hasil-seleksi-wawancara-rekrutmen-kerja-di-australia-tahun-2023.jpg)