Ambon Hari Ini

Latih Scuba Diving bagi Jurnalis di Ambon, Dantamal IX Turunkan Instruktur Berlisensi Internasional

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon, Brigjen TNI Marinir Said Latuconsina mengatakan

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Fandi Wattimena
Courtesy / Lantamal IX
SCUBA DIVING: Jurnalis di Ambon dilatih scuba diving oleh instruktur berlisensi internasional Lantamal IX Ambon, Rabu (22/2/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Jurnalis di Ambon dilatih scuba diving oleh instruktur berlisensi internasional Lantamal IX Ambon.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon, Brigjen TNI Marinir Said Latuconsina mengatakan, Maluku memiliki potensi wisata maritim yang luar biasa

Melalui mata jurnalis, potensi wisata itu akan lebih digaungkan ke publik lebih luas.

Untuk itu, para Jurnalis harus dibekali kemampuan scuba diving untuk merasakan pengalaman sendiri ketika mengeksplor keindahan bawah laut Maluku.

“Maluku itu punya potensi wisata maritim yang luar biasa. Kalian (red: Jurnalis) harus merasakan pengalaman melihat potensi laut itu. Dari pada hanya mendengarkan cerita, atau lihat di layar saja,” ucap Danlantamal saat menyambut para Jurnalis di Kolam Renang Tirto Sogoro 11, Lantamal IX Ambon, Rabu (22/2/2023) pagi.

Dia menyebutkan, Lantamal IX Ambon memiliki instruktur scuba diving yang professional dan berlisensi insternasional.

Pelatihan dasar ini dikhususkan bagi penyelam pemula, lebih dititik beratkan pada pengenalan alat dan teknik-teknik dasar menyelam seperti equipment atau perlengkapan selam dan cara penggunaannya.

SCUBA DIVING: Danlantamal IX Brigjen TNI Marinir Said Latuconsina saat menyambut para Jurnalis di Kolam Renang Tirto Sogoro 11, Lantamal IX Ambon, Rabu (22/2/2023) pagi.
SCUBA DIVING: Danlantamal IX Brigjen TNI Marinir Said Latuconsina saat menyambut para Jurnalis di Kolam Renang Tirto Sogoro 11, Lantamal IX Ambon, Rabu (22/2/2023) pagi. (Courtesy / Danlantamal IX)

Dia berharap, para Jurnalis ini bisa mengikuti kelas dan instruksi yang diberikan para instruktur dengan baik.

“Kami memiliki instruktur diving yang professional dan berlisensi internasional. Jadi, semoga bisa mengikuti instruksi dengan baik selama pembelajaran,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com di lokasi, para Jurnalis yang terdiri dari perwakilan media cetak, digital online hingga televisi ini tiba di lokasi pelatihan, yakni Kolam Renang Tirto Sogoro 11, Lantamal IX Ambon sejak pukul 07.00 WIT.

Sebelum terjun ke kolam, para Jurnalis diarahkan untuk mengganti kostum scuba diving yang telah disediakan.

Kemudian dimulai dengan pemanasan yang dipimpin salah satu istruktur.

SCUBA DIVING: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon, Brigjen TNI Marinir Said Latuconsina saat diwawancarai di Kolam Renang Tirto Sogoro 11, Lantamal IX Ambon, Rabu (22/2/2023) pagi.
SCUBA DIVING: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon, Brigjen TNI Marinir Said Latuconsina saat diwawancarai di Kolam Renang Tirto Sogoro 11, Lantamal IX Ambon, Rabu (22/2/2023) pagi. (Courtesy / Lantamal IX)

Setelah itu, pengenalan berbagai alat seperti tabung selam yang digunakan untuk menyimpan udara selama menyelam.

Kemudian ada regulator tahap 1, yang berhubungan langsung dengan katup tabung selam.

Sedangkan regulator tahap 2 yang mengalirkan udara ke mulut. 

Selain dilatih cara merakit peralatan, calon penyelam pemula ini kemudian diarahkan ke kolam renang untuk diajarkan cara memasang masker di dalam air.

Baca juga: Lawan Quatorze di Final, Infinity Optimis Juarai Liga Futsal Angkatan Season 2

Kemudian skills lainnya ketika berada di bawah air; mulai dari pernafasan, daya apung tubuh dan alat, tekanan di bawah air, falsafah atau equalisasi penyelaman, dan cara mengantisipsi tekanan bawah air dengan tubuh.

Sekitar tiga jam berlatih, para Jurnalis mengaku senang bisa berkesempatan mempelajari ilmu dasar menyelam langsung dari instruktur profesional Lantamal IX Ambon.

Hal itu diakui Kepala Biro, Kompas TV Ambon, Imanuel Souhaly di lokasi.

“Pelatihan ini memberikan kami insight baru tentang dunia bawah laut. Tidak bisa sembarangan ketika sudah turun ke laut. Diperlukan skill khusus untuk bisa menjelajahi potensi laut kita. Melalui pelatihan ini, saya lebih bersemangat lagi untuk bisa lebih mahir, sehingga ketika berkunjung ke sebuah destinasi wisata maritim di Maluku khususnya, sudah bisa memberanikan diri untuk ikut menyelam,” aku Souhaly.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved