Sabtu, 25 April 2026

Info Daerah

Boyman Harun Sarankan Pembangunan Infrastruktur di Maluku Harus Tahan Gempa

Pasalnya, Maluku menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang terkategori rawan gempa lantaran berada pada pertemuan tiga lempeng besar yakni Indo

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Istimewa
Anggota Komisi V DPR RI, Boyman Harun (tengah) saat penyampaian saran saat rapat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan mitra terkait di Lantai 6, Kantor Bupati Maluku, Sabtu (18/2/2023). 


Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota Komisi V DPR RI, Boyman Harun menyarankan pembangunan infrastruktur di Maluku harus tahan gempa.

Pasalnya, Maluku menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang terkategori rawan gempa lantaran berada pada pertemuan tiga lempeng besar yakni Indo Australia, Eurasia, dan Pasifik.

Demikian disampaikan Harun saat pertemuan Komisi V DPR RI saat rapat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten kepulauan Tanimbar dan mitra terkait di Lantai 6, Kantor Bupati Maluku, Sabtu (18/2/2023).

Menurutnya, gedung dan infrastruktur yang dibangun kembali harus lebih kuat dan stabil agar tak mudah rusak bila diterpa gempa.

Hal ini agar meminimalisir korban dan pembangunan yang dilakukan kembali tak sia-sia.

Apalagi saat ini, Kementerian PUPR akan kembali memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak di Kabupaten Kepulauan Tanimbar pasca gempa 7,5 Magnitudo.

Seperti renovasi Kantor Bupati dan gedung SD Negeri 1 Saumlaki.

Baca juga: Reses ke Maluku, Komisi V DPR RI Bahas Infrastruktur di Tanimbar Pasca Gempa 7,5 Magnitudo

Baca juga: Sempat jadi Rebutan, Ternyata Al Fatih Bukan Anak Biologis Shelvie dan Daus Mini, Lantas Anak Siapa?

“BMKG sudah mengatakan Maluku ini menjadi salah satu yang rawan gempa. Kami menyarankan pembangunan infrastruktur nantinya di Maluku harus mempertimbangkan kondisi gempa, dibangun dengan standar yang bisa tahan gempa. Supaya jadinya tidak gampang rusak,” kata Harun saat rapat terkait Kondisi Infrastruktur Pasca Gempa Bumi di Tanimbar.

Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya, Essy Asiah yang turut hadir mengatakan PUPR akan menggunakan SNI1726 yang lebih tahan gempa.

“Teknologi yang kita bangun yang sebenarnya bisa tahan gempa. Jadi beberapa lokasi-lokasi yang beresiko gempa kita nanti menggunakannya SNI1726 untuk tahan gempa dilokasi-lokasi yang rawan termasuk Maluku dan tentunya Tanimbar. Jadi 2023 ini kita langsung lakukan,” kata Asiah.

Sementara itu, lanjutnya, dua Bangunan yang akan segera direnovasi di Tanimbar yakni Kantor Bupati dan SD Negeri 1 Saumlaki.

“Kantor Bupati alami kerusakan juga ya, ada retakan di kolom, plafon atas dan banyaknya keramik yang terlepas. Kerusakan sudah kami identifikasi. Kami hitung dulu, mendetilkan kerusakan tersebut, dari biaya tersebut kami hitung lagi. Termasuk di SD Negeri 1 Tanimbar, rencananya kami akan masukkan ke paket kegiatan sekolah, jadi kita akan gabungkan,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved