Geliat UMKM
Bos Kopi, Tongkrongannya Ojol di Pusat Kota Ambon
Bos Kopi, begitu panggilan akrab pria yang bermodal gerobak motor itu.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tongkrongan kopi satu ini begitu familiar bagi para pengojek online di pusat Kota Ambon.
Berlokasi samping gedung Gereja Maranatha, Jl. Pattimura, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Bos Kopi, begitu panggilan akrab pria yang bermodal gerobak motor itu.
"Saya jualan disini cukup lama, sekitar 5 tahun lalu lah," ujar Bos Kopi, pemilik dagangan kepada TribunAmbon.com. Jumat (20/1/2023).
Rerata pelanggannya adalah ojol yang kerap tongkrong menunggu orderan.
Selebihnya, pengunjung Taman Pattimura.
"Yah biasalah para ojek online itu mangkal disini sambil menunggu penumpang," tandasnya.
Baca juga: Mau Makan Nasi Kelapa Hitu di Kota Ambon? Ada di Re-Chef Al Jazirah
Meski hanya menjual kopi dan minuman sachetan, namun keuntungannya lumayan.
Apalagi, saat ramai kegiatan di Taman Pattimura atau pun Lapangan Merdeka.
"Lumayan laris berjualan disini, rata-rata sehati itu bisa Rp. 500 ribu sampai Rp. 700 ribu, kalau ramai sekali malah bisa sampai sejutaan," tuturnya.
Dagangannya dijual murah, serba Rp 5 ribu per Cup, baik Kopi hingga minuman dingin.
"Tak perlulah mencari untung besar, karena saya juga nyaman bekerja seperti ini, pembeli pun senang karena harganya ramah dikantong," ujar Bos Kopi.
Bos Kopi berjualan mulai pukul 11.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT.
Kemudian saat malam, dia menggunakan mobil, dari pukul 20.00 WIT hingga pukul 03.00 WIT.
"Saya tak cuma berjualan saja, tapi selalu sapu dan angkat sampah-sampah disini, meski bukan tugas saya tapi itu sudah jadi kebiasaan," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/bos-kopi-ambon.jpg)