Selasa, 21 April 2026

SMA Kristen YPKPM Ambon

Bersalaman, Jadi Cara SMA Kristen Ambon Bangun Karakter Siswa

Kebiasaan itu pun dimulai saat pelaksanaan upacara bendera di lapangan sekolah, Senin (16/1/2023).

Editor: Fandi Wattimena
SMA Kristen YPKPM Ambon
Siswa SMA Kristen YPKPM Ambon menyalami tangan para guru usai upacara bendera, Senin (16/1/2023) 

AMBON.TRIBUNNEWS.COM - Bersalaman tangan jadi kebiasaan yang kembali dihidupkan di lingkungan SMA Kristen YPKPM Ambon. 

Kebiasaan itu pun dimulai saat pelaksanaan upacara bendera di lapangan sekolah, Senin (16/1/2023).

Usai upacara, satu persatu siswa membentuk barusan antri dan mulai menyalami satu-persatu guru yang berdiri sejajaran. 

Tampak senyum tipis menyeruak dari wajah siswa dan juga guru yang disalami. 

Kepala SMA Kristen YPKPM, E. Laturiuw menjelaskan, aksi kecil itu dijadikan kebiasaan di lingkungan sekolah. 

Dengan tujuan menumbuhkan rasa kekeluargaan, guru dan siswa maupun antar siswa. 

Lanjutnya, budaya bersalaman juga jadi upaya menumbuhkan karakter di lingkungan SMA Kristen YPKPM Ambon.

Selain itu, dapat membentuk perilaku dan budi pekerti yang baik bagi peserta didik, juga dapat menanamkan sikap sopan dan hormat kepada guru dan orang yang lebih tua.

"Untuk membentuk karakter dan menumbuhkan perilaku baik maka dibutuh pembiasaan sejak dini dan dengan hal-hal yang sederhana," jelas Laturiuw. 

Pembiasaan ini juga sejalan dengan Visi besar sekolah yaitu : 

“Terwujudnya Civitas SMA Kristen YPKPM Ambon yang berprofil pelajar Pancasila( P3)” yang akan terukur melalui indikator dari setiap elemen dimensi profil pelajar Pancasila . Seperti pada enam dimensi Profil pelajar Pancsila yaitu : Beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, Berkebhinekaan Global, Mandiri, Kreatif, gotong royong, berpikir kritis dan kreatif.

Dimana salah satu elemen dari dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia adalah Aklak kepada Negara yang hubungannya tidak terlepas pisah dari ahklak beragama, ahklak kepada sesama dan ahklak kepada alam dan ahklak kepada negara.

Pelajar Pancasila memahami serta menaikan hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta memahami perannya sebagai warga negara.

Baca juga: Puluhan Truk Sampah di Kota Ambon Alami Kerusakan dan Sudah Tak Layak Jalan

Pelajar Pancasila menempatkan persatuan, kesatuan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi.

Ahklak pribadinya mendorong pelajar pancasila untuk peduli dan membantu sesama, serta bergotong royong. Ia juga mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama sebagai dampak ahklak pribadinya dan juga ahklaknya kepada sesama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved