Kamis, 14 Mei 2026

Info Daerah

Atasi Sampah di Dusun Lamboyane, Warga Usulkan Dinas Terkait Panggil Kades dan Kadus

Menanggapi itu, seorang warga, Geby Kakisina usulkan Dinas Lingkungan Hidup panggil Kepala Desa (Kades), Kepala Dusun (Kadus), dan tokoh lain guna

Tayang:
Penulis: Rahmat Tutupoho | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Rahmat Tutupoho
Sampah di Dusun Lamboyane makin menumpuk dan menggunung. Hingga detik ini, Dinas Lingkungan Hidup tidak merespon permintaan warga tuk diangkut ke TPA di Pelita Jaya. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Rahmat Tutupoho

PIRU, TRIBUNAMBON.COM - Sampah di pantai Dusun Lamboyane, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Seram Bagian Barat (SBB) makin menumpuk dan menggunung.

Fenomena ini terjadi kurang lebih 10 tahun terakhir dan dipandang sangat berbahaya serta memberi dampak negatif terhadap kesehatan warga.

Menanggapi itu, seorang warga, Geby Kakisina usulkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) panggil Kepala Desa (Kades), Kepala Dusun (Kadus), dan tokoh lain guna mengambil langkah antisipasi dini.

Ramuan macam ini perlu ditempuh supaya tumpukan sampah teratasi sekaligus warga terhindari bahaya, pasalnya problem ini jadi tanggung jawab bersama.

"Daripada saling menyalahkan, lebih baik pihak Dinas LH panggil Kades dan Kadus seputar Piru, duduk bicara cari solusinya," pungkas Geby kepada TribunAmbon.com di Pantai Dusun Lamboyane, Senin (16/1/2023).

Menjaga, merawat, bahkan kesadaran lingkungan patutnya dipupuk secara kolektif, tak perlu saling menyalahkan apalagi mencibir.

Baca juga: BPS Catat Ada 296 Ribu Orang Miskin di Maluku

Baca juga: 108 Anak di Ambon Alami Kekerasan selama 2022, 2 di Antaranya Jadi Korban Perdagangan Orang

Cari solusi yang sifatnya membangun sekaligus mengikat semua warga di sekitar, bila kedapatan membuang sampah di sungai, laut, bahkan diluar TPS harus dikenakan sanksi.

"Dinas mesti lebih cekatan. Kumpul semua, cari solusi terbaik bila perlu buat aturan dan sanksi. Jika begini, warga bakal tertib," paparnya.

Terangnya, apalagi sampai pegawai Dinas LH diterjunkan untuk memulai gerakan bersih-bersih, tumpukkan itu bakal dibersihkan secara gotong royong.

"Kalau kerjanya duduk di kantor terus, mana bisa bersih. Coba Dinas mulai gerakan bersih-bersih, pasti warga tertular," ketusnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved