Nataru di Maluku

Ada Lonjakan Penumpang Kapal di Maluku hingga 93 Persen selama Mudik dan Arus Balik Nataru

Total kenaikan itu diperoleh dari data yang dihimpun pada dua Posko Terpadu penyelengara Angkutan Laut Nataru, yakni di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon da

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Alfin
AMBON: Sugiman, Kepala Seksi Angkutan Laut KSOP Kelas I Ambon saat diwawancarai terkait dengan arus mudik Nataru di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Selasa (3/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Terjadi tren kenaikan penumpang angkutan laut selama Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 ( Nataru ) sebanyak 93,4 persen.

Total kenaikan itu diperoleh dari data yang dihimpun pada dua Posko Terpadu penyelengara Angkutan Laut Nataru, yakni di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan Slamet Riyadi, Ambon.

Berdasarkan data tersebut, sebanyak 31.960 orang yang terdiri dari 13.532 penumpang berangkat, dan 18.428 penumpang tiba sejak 17 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023.

Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan Nataru di tahun sebelumnya yang hanya 16.525 penumpang.

"Jadi bisa dikatakan saat ini penumpang naik mengalami trend kenaikan 105,19 persen dan penumpang turun juga trend kenaikan menjadi 85,58 persen," rinci Kepala Seksi Angkutan Laut KSOP Kelas I Ambon, Sugiman di posko terpadu, Selasa (3/1/2023).

Sugiman menuturkan, selama 23 hari mulai mudik hingga arus balik sudah terdapat 22 kapal pelayaran Nasional Pelni yang tiba dan berangkat.

Sedangkan untuk kapal pelayaran Regional (Perintis) yang tiba-berangkat, ada 9 kapal dan pelayaran lokal ada 15 kapal.

Baca juga: 2.399 Penumpang Berangkan dan Tiba di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon selama Nataru

Dengan total keseluruhan kapal yang masuk dan keluar selama 23 hari itu ada 46 kapal.

"Jumlah ini akan terus meningkat menyusul data arus mudik dan balik baru selesai pada 8 Januari 2023," tuturnya.

Kenaikan jumlah pelaku perjalanan ini merupakan imbas dari peraturan selama masa Pandemi Covid-19 yang telah dilonggarkan, termasuk larangan mudik yang ditiadakan pemerintah.

"Saat ini Covid-19 sudah melandai jadi tidak ada larangan. Jadi, banyak penumpang yang mudik Nataru," tandasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved