Jumat, 10 April 2026

Maluku Terkini

Penuh Sakral, Momen Peringatan Bendera Merah Putih Berkibar Pertama Kali di Maluku

Peringatan momen bersejarah itu dipimpin Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie selaku Inspektur Upacara.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Pemprov Maluku
Momen peringatan 73 tahun Bendera Merah Putih pertama kali berkibar di Maluku, di Rumah Raja Hitumessing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (27/12/2022) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

HITU, TRIBUNAMBON.COM - Peringatan Bendera Merah Putih berkibar pertama kali di Maluku berlangsung di pelataran rumah raja Negeri Hitumessing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (27/12/2022).

Peringatan momen bersejarah itu dipimpin Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie selaku Inspektur Upacara.

Bendera Merah Putih pertama kali berkibar di Maluku pada 27 Desember 1949, tepat di Pelataran Rumah Raja Hitu Messing.

Gubernur Maluku Murad Ismail, dalam amanahnya yang disampaikan Sadali Ie mengatakan moment peringatan ini menunjukkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme kembali dihidupkan dalam dada setiap anak bangsa.

Mengingat 73 tahun lalu saat sang Saka Merah Putih berkibar di Maluku itu tengah terjadi pergolakkan dan tekanan penjajah.

Baca juga: Satu Unit Lapak Kuliner Rujak di Air Salobar - Ambon Hancur akibat Dihantam Gelombang Tinggi

Saat itu, para pemuda Leihitu bergabung dalam semangat persatuan dan kesatuan menyatakan eksistensi bangsa ini, melalui tindakan menaikan bendera Merah Putih.

"Saya percaya kita semua yang hadir saat ini, sangat menghargai dan menaruh rasa hormat yang tinggi kepada para pejuang-pejuang yang menunjukkan keberanian tersebut," kata Murad.

Belajar dari semangat yang diwariskan para pendahulu, Gubernur berharap masyarakat khususnya di Jasirah Leihitu, untuk terus menjaga soliditas dan solidaritas antar orang basudara.

Serta memegang teguh nilai-nilai juang yang terkandung dalam peristiwa Penaikan Bendera 73 tahun yang lalu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Saya percaya, masyarakat di kecamatan Leihitu mewarisi nilai nilai semangat perjuangan para pendahulu, dengan kembali menunjukkan komitmen dan dukungannya untuk menyukseskan program program kerja Pemerintah Provinsi Maluku maupun Kabupaten Maluku Tengah. Termasuk agenda strategis di tahun 2023 yaitu, tahapan pelaksanaan pemilu legislatif, presiden dan kepala daerah yang akan digelar tahun 2024," ujarnya.

Turut hadir dalam upacara, Raja Negeri Hitumessing, H. Ali Slamat, Forkopimda Kabupaten Maluku Tengah, Ketua DPP Hena Hetu, Jais Ely, pimpinan dan Anggota Legiun Veteran RI, Raja se-Jasirah Leihitu, para Saniri Negeri, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved