Breaking News:

Festival Tunas Bahasa Ibu

Festival Tunas Bahasa Ibu Dorong Terbentuknya Penutur Muda Aktif di Maluku

Dalam rangka melestarikan bahasa daerah, Kantor Bahasa Maluku menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu tahun 2022 ini.

Jenderal
Festival Tunas Bahasa Ibu Dorong Terbentuknya Penutur Muda Aktif di Maluku 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dalam rangka melestarikan bahasa daerah, Kantor Bahasa Maluku menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu tahun 2022 ini.

Festival Tunas Bahasa Ibu ini akan berlangsung Sabtu (3/12/2022) malam ini, di Lapangan Merdeka Kota Ambon.

Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra (Pusbanglin) Badan Bahasa Kemendikbudristek, Imam Budi Utomo mengatakan kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari revitalisasi bahasa daerah.

Ada beberapa tujuan dari pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu ini salah satunya menjadikan penutur muda menjadi penutur yang aktif dan mampu mempelajari bahasa di Maluku.

"Hal ini karena bahasa daerah merupakan khazanah kekayaan budaya dan perlindungan bahasa daerah merupakan amanat peraturan perundang-undangan," kata Imam dalam acara Taklimat Media yang digelar di Tribun Lapangan Merdeka Ambon. Sabtu (3/12/2022).

Alasan festival digelar karena ini cara-cara yang menyenangkan bagi anak muda.

" Proses pembelajaran yang menyenangkan adalah bagian dari program merdeka belajar, hal tersebut juga diterapkan dalam rangka menjaga dan melestarikan bahasa daerah di tiap-tiap kabupaten kota di Indonesia, " tuturnya.

Tujuan revitalisasi bahasa daerah ini, pertama, para penutur muda akan menjadi penutur aktif bahasa daerah dan mempelajari bahasa daerah melalui media yang mereka sukai.

Kedua, menjaga kelangsungan hidup bahasa dan sastra daerah dan ketiga, menciptakan ruang kreativitas dan kemerdekaan bagi para penutur bahasa daerah untuk mempertahankan bahasanya, dan keempat, menemukan fungsi dan rumah baru dari sebuah bahasa dan sastra daerah.

Kemudian, Festival Tunas Bahasa Ibu sebagai puncak revitalisasi bahasa daerah digelas di 13 provinsi, 157 kabupaten/kota.

Sementara itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku, Sahril, menjelaskan terdapat 39 bahasa daerah yang direvitalisasi di 13 provinsi, di Maluku sendiri ada 3 bahasa yang direvitalisasi pada tahun 2022.

"Ada tiga kabupaten di Provinsi Maluku yang menyelenggarakan Revitalisasi Bahasa Daerah, yakni Kabupaten Maluku Tenggara dengan bahasa Kei, Kabupaten Buru dengan bahasa Buru, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan bahasa Yamdena.

Lanjutnya, Kantor Bahasa Provinsi Maluku dalam implementasi Revitalisasi Bahasa Daerah menerapkan pada basis sekolah. Adapun total sekolah yang merupakan target pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah di tiga kabupaten adalah 98 sekolah

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved