Breaking News:

Bentrok Maluku Tenggara

Pelaku Bentrok di Maluku Tenggara Diserahkan ke Polisi

Dirinya diserahkan oleh Pejabat Ohoi/Desa Bombay, Andreas Jeujanan, Ketua Pemuda, Saverius Jeujanan, dan Pastor Paroki,

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Humas Polda Maluku
YW terduga pelaku bentrok antara Desa di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, 7 Oktober 2022. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Satu orang terduga penyebab bentrok antara warga di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, 7 Oktober 2022 lalu diserahkan kepada aparat Polres Malra.

Pelaku yang diserahkan berinisial YW alias Ulis. 

YW diserahkan Pejabat Desa Bombay, Andreas Jeujanan, Ketua Pemuda, Saverius Jeujanan dan Pastor Paroki, RD. Jack Bedy.

Penyerahan berlangsung Rabu (30/11/2022).

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat mengatakan, penyerahan pelaku setelah aparat Kapolres Malra dan tim Polda Maluku berkoordinasi dengan sejumlah tokoh di Ohoi Bombay, Selasa (29/11/2022). 

YW sendiri diketahui sebagai pelaku utama yang menyerang warga desa Elat hingga memicu bentrokan yang lebih besar.

"Setelah diserahkan, pelaku YW kemudian digelandang menuju markas Polres Malra. Ia diproses hukum berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/ B /12/X/2022/ SPKT /SEK KEI BESAR/POLRES MALRA/ POLDA MALUKU, tanggal 8 Oktober 2022," kata Ohoirat di Ambon, Kamis (1/12/2022).

YW diduga telah melanggar perkara tindak pidana tanpa hak membuat, menguasai, membawa, menyimpan, memiliki dan menggunakan senjata tajam dan atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 12/Drt/1951/tentang senjata tajam dan atau Pasal 351 Ayat (1) dan atau Ayat (2) Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Selain pelaku, juga diserahkan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merk Honda Blade Repsol berwarna orange dan hitam. Motor yang diamankan bernomor polisi DE 2062 CE.

Baca juga: Kumpul Bareng Pengusaha, Kapolres Dennie Andreas Ajak Indahkan Seram Bagian Barat

Baca juga: Sempat Kabur, Ayah yang Rudapaksa Anak Kandung di Kepulauan Aru Ditangkap Polisi

Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, memberikan apresiasi atas dukungan para tokoh agama, pejabat desa dan kepala pemuda di desa Bombay yang secara sukarela menyerahkan pelaku. 

"Kami memberikan apresiasi kepada Pejabat Desa, Ketua Pemuda dan Pastor yang telah menyerahkan pelaku bentrok kepada aparat kepolisian," kata Kapolda.

Lanjutnya, Irjen Pol Latif menjelaskan, penyerahan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum merupakan bentuk dukungan dari masyarakat setempat.

"Dan apa yang telah dilakukan oleh Pejabat Desa, Ketua Pemuda dan Pastor di Desa Bombay, diharapkan dapat menjadi role model bagi desa-desa lainnya yang kerap terlibat bentrok di Maluku," ujaranya.

Kapolda berharap warga tetap menjaga persaudaraan dan keamanan serta ketertiban masyarakat. 

"Kalau ada kasus yang dilakukan perorangan, biarkan proses hukum yang bertindak dan jangan dibawa menjadi persoalan negeri, suku atau golongan," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved