Info Daerah
Besok Warga Latu Kepung Kantor Bupati SBB, Buntut Proyek Jalan Amalatu
Padahal, berdasarkan data dari LPSE proyek yang dibiayai APBD sebanyak Rp. 2.300.715.000,00 itu harus mulai dikerjakan sejak
Penulis: Rahmat Tutupoho | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Rahmat Tutupoho
SBB, TRIBUNAMBON.COM - Warga Latu, Amalatu, Seram Bagian Barat (SBB) mempertanyakan kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) perihal pekerjaan pemeliharaan berkala jalan kecamatan yang belum terealisasi.
Padahal, berdasarkan data dari LPSE proyek yang dibiayai APBD sebanyak Rp. 2.300.715.000,00 itu harus mulai dikerjakan sejak 7 april 2022 lalu.
"Harusnya, pekerjaan dimulai sejak april lalu. Tetapi, hingga kini belum ada realisasi. Surat pemberitahuan ke Polres sudah dibawa. Intinya, besok kita kepung kantor Bupati," tegas Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Ama Latu (IPMAL), Ardi Mussa kepada TribunAmbon.com via WhatsApp, Rabu (2/11/2022).
Informasi terkini, pemeliharaan jalan itu diberhentikan secara diam-diam dan sepihak oleh Dinas PU sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Anehnya, Kepala Dinas PU, Nasir Surualy dan PPK, Martha Saimima saling tuding-menuding saat ditanya mengenai kelanjutan pekerjaan.
"Kadis PU dan PPK melempar bola sembunyi tangan. Ini ada apa? Masa proyek diberhentikan secara senyap seperti itu. Maksudnya apa," ketusnya.
Baca juga: 40 Surat Tilang ETLE Diantar Pak Pos; Ada Alamat di SBT, SBB dan Maluku Tengah
Baca juga: Dana Popmal IV Pemda SBB Disorot, Ini Penjelasan Sekda Alvin Tuasun
Data dihimpun, surat pemberitahuan aksi bernomor 03/A/SEK/PB-IPMAL/02/2022 tertuju Kapolres SBB dibuat dan dimasukkan (1/11) kemarin.
Diperkirakan jumlah 100 orang lebih bakal berdemonstrasi di 3 titik, yakni kantor Bupati, kantor Dinas PU, kantor DPRD SBB. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kantor-Bupati-SBB-warga.jpg)