Pulau Emas Romang
Infrastruktur hingga Pendidikan Tak Memadai, Ini Permintaan Camat Pulau Romang-MBD ke Pusat
Disebutkan, infrastruktur utama yang harus segera diadakan yakni; akses kelistrikan, akses perhubungan, serta akses telekomunikasi.
Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Minimnya infrastruktur masih menjadi kendala pembangunan di Pulau Romang, Kabupaten Maluku Barat Daya ( MBD ).
Kondisi itu diungkapkan Camat Pulau Romang, Yafet Lelatobur kepada TribunAmbon.com, Kamis (13/10/2022).
Disebutkan, infrastruktur utama yang harus segera diadakan yakni; akses kelistrikan, akses perhubungan, serta akses telekomunikasi.
"Itu infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat," cetus Lelatobur, Kamis.
Dijelaskan, akses kelistrikan selain untuk penerangan desa, juga agar mendukung aktivitas ekonomi warga.
Dicontohkan, hasil laut berlimpah, namun nelayan tidak bisa menangkap dalam jumlah banyak karena tidak ada alat pendingin.
Alhasil, sebagian besar nelayan melaut hanya untuk kebutuhan dapur.
Lanjutnya, nelayan tangkap ikan dalam jumlah banyak juga lantaran distribusi hasil perikanan terkendala akses perhubungan.
"Kapal baru sandar di Pelabuhan Hila satu sampai dua pekan, apalagi sekarang ada beberapa kapal perintis (Tol Laut) doking," ujarnya.
Tidak hanya perhubungan laut, akses jalan antar desa juga belum ada.
Padahal Pulau Romang hanya ada tiga desa, yaitu; Desa Jerusu, Hila dan Solath.
Baca juga: 3.700 Hari Masak tuk Ratusan Pekerja Tambang di Pulau Romang, Mina Therma Tolak Kerja di Tempat Lain
"Belum ada akses jalan," ujarnya.
Berikutnya adalah akses telekomunikasi.
Signal provider hanya ada di Desa Jerusu dan Hila.