Breaking News:

Ambon Hari Ini

Sopir Angkot, Tukang Ojek di Ambon Bakal Dapat Subsidi Kenaikan Harga BBM

Ia menjelaskan, sasaran subsidi itu diantaranya angkutan umum, tukang ojek, dan nelayan. Subsidi diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU sebesar dua

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena
Tampak Kota Ambon. Sopir Angkot, Tukang Ojek di Ambon Bakal Dapat Subsidi 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bakal subsidi warga terdampak kenaikan harga BBM.

Subsidi diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar dua persen.

“Itu kebijakan Pemerintah Pusat, untuk seluruh daerah agar mengunakan dua persen dari dana tranfers umum  pusat ke daerah, disisa tiga bulan ini, untuk membantu masyarakat akibat dari kenaikan harga BBM dan juga inflasi yang terjadi di daerah-daerah," kata Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena usai mengikuti sidang Paripurna dalam rangka Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kota Ambon Tahun Anggaran 2022 di Ruang Paripurna Utama DPRD Kota Ambon, Senin (3/10/2022).

Ia menjelaskan, sasaran subsidi itu diantaranya angkutan umum, tukang ojek, dan nelayan.

“Karena itu, kita akan mensubsidi kepada tukang ojek, nelayan yang menggunakan motor tempel, kita akan subsidi  transport komoditas bahan pokok yang dibeli oleh para distributor dari luar masuk ke Ambon, terus kami juga akan melakukan oprasi pasar, yang sebelumnya juga telah dilakukan,“ ungkapnya.

Sementara terkait pembagian subsidi akan ditetapkan dengan Keputusan Wali Kota tentang  penerima subsidi.

Baca juga: Lowongan Kerja Ambon, Gamaliel-Net Membutuhkan Operator Fotocopy dan Komputer, Pendidikan Min SMA

Baca juga: Perjalanan Bermusik Penyanyi Berdarah Maluku Bob Tutupoly yang Terkenal dengan Lagu Widuri

Hal itu agar, semua kelompok penerima subsidi, teridentifikasi dengan baik.

Selain itu, melalui surat keputusan itu juga nantinya bisa mengantisipasi kesalahan dalam penyaluran subsidi.

“Jadi tidak bisa kasih sembarangan, data sudah kita buat nanti dibuat Keputusan Wali Kota untuk itu baru kita salurkan lewat Kantor Pos,” tandas Wattimena.

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved