Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Hotman Paris Sempat Setuju saat Diberi Tawaran jadi Pengacara Ferdy Sambo, Istri dan Anak Ngamuk

Namun kesepakatan tersebut dibatalkan Hotman Paris karena istri dan anaknya murka dengan keputusan tersebut.

Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
Kolase TribunAmbon
Di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Bharada E ungkap tak mau dipertemukan dengan Ferdy Sambo.Diketahui Bharada E dan Ferdy Sambo diketahui menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Usut punya usut rupanya Bharada E juga tertipu dengan janji manis Ferdy Sambo, suami Putri Candrawati. 

pembunuhan sendiri masih dialami dalam keadaan emosi.

"kurun waktunya masih singkat, itulah makanya sempat mau," jelasnya.

Begitu banyak godaan dari Hotman Paris yang didapatkannya.

Kini publik menunggu nasib selanjutnya dari Ferdy Sambo.

Hotman Paris menemui Ketua MUI Cholil Nafis di kediamannya, Senin (27/6/2022) untuk meminta maaf atas penistaan agama dalam promosi minuman keras di Holywings.
Hotman Paris menemui Ketua MUI Cholil Nafis di kediamannya, Senin (27/6/2022) untuk meminta maaf atas penistaan agama dalam promosi minuman keras di Holywings. (Kolase Tangkap layar Instagram @hotmanparisofficial)

Hotman Paris Ungkap Data dari Kuasa Hukum Ferdy Sambo

Hotman Paris sempat diminta menjadi pengacara tersangka pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Menurut Hotman Paris, ternyata ada 'petunjuk' yang mengarah bahwa kasus pembunuhan Brigadir J bukanlah terencana.

Petujuk itu berdasarkan data yang didapatkan Hotman Paris dari tim kuasa hukum Ferdy Sambo.

"Saya waktu itu mau (jadi pengacara Sambo), bukan karena tergoda uangnya. Karena saya sudah dapat data dari tim kuasa hukumnya ( Ferdy Sambo), bahwa ada arahnya ke arah seolah-olah ini bukan berencana, tapi spontan," pungkas Hotman Paris.

Terkait petunjuk tersebut, Hotman Paris pun mengungkap temuan tim Ferdy Sambo.

Bahwa Ferdy Sambo membunuh Brigadir J menggunakan perantara tangan Bharada E karena emosi.

"Karena begitu si ibu ( Putri Candrawathi) pulang dari Magelang, menurut informasi dari hasil kesaksian ajudan di BAP, bahwa Ferdy Sambo menangis. Kalau seorang jenderal menangis, berarti ada kejadian yang dia dengar dari istrinya yang sangat menyakiti hatinya, emosi," ucap Hotman Paris.

Alibi itulah yang diyakini Hotman Paris akan dipakai pengacara Ferdy Sambo di persidangan kelak.

"Kurang dari satu jam (terjadi penembakan Brigadir J), masih tersulut emosi. Itu yang nanti, perhatiin deh, itu pasti dipakai kuasa hukumnya (Ferdy Sambo) sebagai pembelaan bahwa itu bukan pembunuhan berencana. Jaksa harus hati-hati," imbuh Hotman Paris.

Baca juga: Resmi Dipecat Polri, Ini Deretan Pelanggaran Etik Ferdy Sambo

Baca juga: Ferdy Sambo Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat, Permohonan Banding Kode Etik Ditolak

Baca juga: Komisi Etik Polri Tolak Banding, Ferdy Sambo Tetap Dipecat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved