Breaking News:

Dosen Pukul Mahasiswa

Soal Dosen Unpatti Pukul Mahasiswa, Sekjur IPS; Kalau Benar Kita Proses

Namun, hingga kini pihak kampus belum mendapat klarifikasi langsung terduga pelaku oknum dosen Unpatti, yakni Franky Ubra.

Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena
Aksi unjukrasa protes pemukulan mahasiswa oleh Dosen Unpatti di halaman Fakultas FKIP, Selasa (20/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sekretaris Jurusan Ilmu Pengetahun Sosial (IPS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Gerald Latuserimala mengaku sudah mengetahui insiden pemukulan mahasiswa oleh dosen Unpatti.

Namun, hingga kini pihak kampus belum mendapat klarifikasi langsung terduga pelaku, yakni Franky Ubra.

Keberadaan dosen prodi ekonomi itu pun belum diketahui hingga kini.

“Pihak Jurusan telah mengetahui kejadian tersebut, tetapi pengakuan dari Franky Ubra sebagai pelaku secara langsung kepada pihak jurusan belum ada, jadi kami juga harus mendengar keterangan dari kedua belah pihak secara langsung,” kata Latuserimala kepada TribunAmbon.com, Selasa (20/09/2022).

Sementara itu, menanggapi aksi protes mahasiswa menyikapi pemukulan itu.

Latuserimala tetap menerima aspirasi mahasiswa, hanya saja disarankan untuk membuat laporan tertulis yang ditujukan ke jurusan.

Kemudian baru akan dipertemukan kedua pihak untuk penyelesaian masalah tersebut.

Namun, jika terbukti bersalah oknum dosen itu tetap akan disanksi sesuai prosedur.

Sekjur IPS FKIP Unpatti
Sekjur IPS FKIP Unpatti Gerald Latuserimala ditengah aksi unjukrasa pemukulan mahasiswa oleh oknum dosen Unpatti, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Mahasiswa Dipukul Dosen Unpatti, Teman-temannya Seruduk Fakultas Hingga Bakar Ban Bekas

Baca juga: Diduga Mabuk, Oknum Dosen Unpatti Ambon Pukul Mahasiwa Baru hingga Memar

“Jadi kita tunggu saja laporan tertulis dari pihak korban kepada program studi lalu pihak program studi meneruskan kepada pihak jurusan. Setelah laporan itu masuk ke jurusan baru kita telusuri. Kalau benar akan kita proses lewat tindakan administratif  sesuai aturan yang ada.” Jelasnya.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa mendatangi gedung fakultas FKIP menyusul aksi pemukulan Salim Souwakil.

Salim adalah mahasiswa angkatan 2022 prodi Ekonomi.

Dia diduga dipukul saat berada di salahs atu ruang kelas, Senin (19/9/2022) sore.

Akibat pukulan itu, Salim mengalami memar di wajah sebelah kiri. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved