Senin, 11 Mei 2026

Kesehatan Kulit

Meluruskan Fakta atau Mitos Kesehatan Kulit oleh Skin Expert, dr. Evalin Aldora Tasane

Berikut enam Mitos atau Fakta tentang kesehatan kulit yang perlu diluruskan kebenarannya menurut Skin Expert, dr. Evalin Aldora Tasane;

Tayang:
Editor: Adjeng Hatalea
Tangkapan layar
KESEHATAN KULIT: Skin Expert, dr. Evalin Aldora Tasane saat menjelaskan enam Mitos atau Fakta tentang kesehatan kulit yang perlu diluruskan kebenarannya di Program Perempuan Bercerita di studio TribunAmbon.com, Kamis (14/9/2022). 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Banyak orang dengan mudah mitos kesehatan kulit dari berbagai sumber.

Bahkan, menerapkan mitos kesehatan kulit itu sebagai cara untuk melakukan perawatan secara mandiri.

Perannya kulit dalam melindungi tubuh, menjadikannya penting untuk dirawat dan dijaga.

Namun, jangan langsung percaya dengan informasi yang ada, karena bisa jadi itu mitos belaka.

Fakta atau Mitos kesehatan kulit

Berikut enam Mitos atau Fakta tentang kesehatan kulit yang perlu diluruskan kebenarannya menurut Skin Expert, dr. Evalin Aldora Tasane;

1. Diet mempengaruhi kerusakan kulit

FAKTA. Menurut Skin Expert yang sering disapa dr. Eva ini, diet yang tidak sehat akan berdampak pada kesehatan tubuh termasuk kulit.

"Apa yang kita konsumsi atau masuk ke dalam tubuh kita, tentu akan mempengaruhi kulit kita. Contohnya, diet tinggi gula itu tidak bagus terhadap kesehatan kulit. Diet tinggi gula bisa memicu tingginya hormone isulin, dimana hormone ini bisa menimbulkan jerawat," sebut dr. Eva.

2. Perawatan ke dokter malah ketergantungan

MITOS. Dr. Eva mengatakan, kulit merupakan sel-sel hidup, ada siklus pergantiannya. Perawatan kulit baiknya dilakukan secara berkelanjutan.

"Tidak bisa sekali perawatan dengan harapan hasilnya permanen. Misalnya datang dengan keluhan jerawat, ya kita rawat dulu jerawatnya. Setelah itu jerawatnya sembuh baru beralih ke tahapan perawatan lainnya," ujarnya.

3. Semakin Tinggi SPV semakin sulit terlindungi

MITOS. Sinar ultraviolet (UV) terdiri dari tiga macam, yaitu UVA, UVB dan UVC. Sinar UVA mampu menembus kulit hingga kedalaman tertentu dan memicu produksi pigmen, alias membuat kulit menjadi gelap.

Sedangkan sinar UVB bisa merusak DNA kulit serta menyebabkan penuaan, keriput perubahan pigmen, dan kanker kulit. Sedangkan sinar UVC sendiri tidak pernah sampai ke bumi karena sudah hilang terserap atmosfer.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved