Breaking News:

Kesehatan Kulit

Meluruskan Fakta atau Mitos Kesehatan Kulit oleh Skin Expert, dr. Evalin Aldora Tasane

Berikut enam Mitos atau Fakta tentang kesehatan kulit yang perlu diluruskan kebenarannya menurut Skin Expert, dr. Evalin Aldora Tasane;

Editor: Adjeng Hatalea
Tangkapan layar
KESEHATAN KULIT: Skin Expert, dr. Evalin Aldora Tasane saat menjelaskan enam Mitos atau Fakta tentang kesehatan kulit yang perlu diluruskan kebenarannya di Program Perempuan Bercerita di studio TribunAmbon.com, Kamis (14/9/2022). 

Sedangkan sinar UVB bisa merusak DNA kulit serta menyebabkan penuaan, keriput perubahan pigmen, dan kanker kulit. Sedangkan sinar UVC sendiri tidak pernah sampai ke bumi karena sudah hilang terserap atmosfer.

SPF pada krim tabir surya menggambarkan tingkat perlindungan untuk kulit. SPF umumnya ditujukan untuk melindungi kulit dari sinar UVB atau mencegah kulit terbakar matahari.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Sagu Punya Banyak Manfaat bagi Kesehatan Tubuh

"Semakin tinggi SPF maka semakin tinggi pula tingkat perlindungannya terhadap kulit. SPF merujuk kepada seberapa banyak sinar UVB yang bisa diblok," sambug dr. Eva yang bertugas di Erha Skin Ambon itu.

Dia pun menyarankan untuk masyarakat di Ambon, Maluku untuk menggunakan minimal SPF 30.

Sebab, SPF 15 cendurung hanya mampu melindungi pengguna yang lebih banyak menghabiskan harinya di dalam ruangan.

4. Keriput akan lebih mudah muncul pada kulit kering

FAKTA. Salah satu hal yang memicu kerutan lebih cepat timbul adalah kondisi kulit yang kering. Kulit yang kering tidak memiliki kekenyalan sehingga lebih mudah berkeriput.

Kondisi tersebut menandakan bahwa kelembaban kulit sangat sedikit.

"Kulit kering yang disebabkan karena kekurangan cairan, itu menyebabkan akan mengalami dehidrasi. Kemudian dehindrasi akan menjadikan kekenyalan kulit berkurang, sehingga dapat menimbulkan keriput," tuturnya.

5. Lebih baik keluarkan nanah dari jerawat dengan cara memencetnya

MITOS. Satu hal yang perlu Anda ingat saat memiliki jerawat bernanah adalah hindari memencet jerawat.

Alih-alih membuat nanah menghilang, tindakan ini justru membuat nanah masuk lebih dalam ke pori-pori kulit di sekitarnya, sehingga membuat jerawat semakin meradang, membesar, hingga menimbulkan bekas jerawat.

"Tapi masih banyak orang yang melakukan sendiri – memencet jerawat akan membuatnya semakin parah. Tanpa sadar ketika kita memencet jerawat itu kita membiarkan kotoran dan kuman masuk lebih dalam lagi. Kalau sudah masuk otomatis kerusakan yang ditimbulkan lebih berat," terang dr. Eva.

6. Hanya perempuan yang boleh skincare-an

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved