Breaking News:

Ambon Hari Ini

Resmi! Pemkot Ambon Serahkan Dokumen Nota Pengantar KUA PPAS ke DPRD

Pemkot Ambon resmi serahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Ambon.

Mesya
Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena serahkan dokumen KUA-PPAS APBD Kota Ambon tahun 2023 kepada pimpinan DPRD di Rapat Paripurna, Senin (12/9/2022) sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemkot Ambon resmi serahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Ambon tahun 2023 kepada pimpinan DPRD.

Dokumen tersebut diserahkan langsung Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dalam Rapat Paripurna Ke-4, Masa Persidangan III, Tahun Sidang 2021-2022 untuk dibahas bersama di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kota Ambon, Senin (12/9/2022).

Bodewin Wattimena mengatakan, KUA-PPAS merupakan dokumen perencanaan keuangan daerah yang memuat target pencapaian kinerja terukur dari program-program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah disertai dengan proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan serta asumsi-asumsi yang mendasarinya.

Kata dia, rancangan KUA PPAS itu diserahkan ke DPRD untuk dibahas dan disepakati bersama. “Hasil kesepakatan KUA dan PPAS ini selanjutkan menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perangkat daerah,” jelas Wattimena.

Baca juga: Miris, 17 Tahun Mengabdi, Honorer di Ambon Ini Hanya Digaji Rp. 100 Ribu per Bulan

Kata dia, perencanaan pembangunan daerah Kota Ambon tahun 2023 adalah pelaksanaan tahun pertama rencana pembangunan daerah kota Ambon tahun 2023-2026, dengan tema “Pemulihan Ekonomi Dan Sosial Melalui Penguatan Sistem Layanan Kesehatan, Dengan Didukung Tata Kelola Pemerintahan Yang Berkualitas Menuju Ambon Yang Manis, Demokratis Dan Mandiri.”

“Tema tersebut lebih lanjut dijabarkan kedalam sembilan prioritas pembangunan yaitu, pemulihan layanan pendidikan dan kesehatan yang bermutu, adil dan merata; pemulihan perekonomian melalui pariwisata, investasi, pertanian, industri dan perdagangan, serta koperasi dan UKM,” kata Bodewin Wattimena.

Selanjutnya, melaksanakan reformasi birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, cerdas dan profesional.

Kemudian menciptakan kualitas sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, mempercepat pengurangan angka kemiskinan secara ekstrim termasuk penyediaan lapangan kerja yang berkualitas.

Berikutnya, penguatan nilai budaya lokal serta pembinaan mental, spiritual dan wawasan kebangsaan.

Penyediaan infrastruktur yang berkualitas, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana.

“Secara Teknis, prioritas-prioritas pembangunan berdasarkan rencana pembangunan daerah Kota Ambon tersebut telah diselaraskan dengan sebelas agenda prioritas Penjabat Wali Kota,” ungkapnya.

Untuk mendukung tercapainya prioritas pembangunan daerah serta agenda prioritas penjabat kepala daerah di tahun 2023 nanti, maka pendapatan daerah Kota Ambon dan kebijakan belanja daerah dianggarkan sebesar Rp1,08 triliun.

Sejalan dengan itu, terdapat beberapa asumsi utama yang menjadi ukuran kinerja pembangunan kota Ambon di tahun depan yaitu pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 4,50 persen, tingkat kemiskinan 4,50 persen, Laju inflasi ditargetkan kisaran 2,00-3,00 persen, dan angka pengangguran terbuka ditargetkan berada pada kisaran 10,50 persen-12,50 persen.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved