Breaking News:

Maluku Terkini

Hujan Deras dan Tak Ada Drainase, Rumah Warga di Desa Biloro Buru Selatan Terendam Banjir

Puluhan rumah warga di desa Biloro, Kecamatan Kepala Madan, Buru Selatan, Maluku, terendam banjir akibat hujan deras.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
warga
Banjir merendam Desa Biloro, Kecamatan Kepala Madan, Buru Selatan, Maluku, Jumat (10/9/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan rumah warga di desa Biloro, Kecamatan Kepala Madan, Buru Selatan, Maluku, terendam banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah itu, Jumat (9/9/2022)

Selain itu, tersumbatnya saluran air (drainase) dan belum dibangunnya saluran air di beberapa titik di wilayah itu membuat banjir merendam rumah warga.

Hingga Sabtu (10/9/2022) hari ini, genangan air masih terlihat di halaman rumah warga dan belum sepenuhnya surut.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Biloro Ajis Mamulati mengatakan, air meluap ke pemukiman warga, karena saluran air di jalan lintas belum dibangun drainase.

Pasalnya, jalan lintas yang dibangun pada Tahun 2010 itu, tanpa dibuat saluran pembuangan.

Baca juga: Ketahuan Peras Pedagang Bawa Nama Gubernur Maluku, Aziz Tunny Berdalih Itu Pinjaman

"Air yang turun dari Alor tidak ada tempat pemampungan, sehingga air meluap ke perumahan warga, jadi kami meminta di APBD 1 atau APBD 2, dtainase harus dibangun Tahun 2023," kata Mamulati.

Selain itu, Wakil Ketua (BPD) Biloro, Gusnul Mamulaty menambahkan, banjir terjadi akibat air meluap dari dalam saluran.

Sebab, sebagian drainase yang dibangun di perempatan RT 04, Desa Biloro, tidak dapat menampung debit air, ketika hujan dengan intensitas tinggi.

"Air meluap ke jalan aspal, padahal hujan cuman kurang lebih setengah jam, sejak pukul 16.30 WIT di Desa Biloro, tapi kalau hujan 1 jam pasti sudah masuk ke rumah-rumah warga," kata Gusnul.

Menurutnya, pemerintah daerah jangan cuman memberikan bantuan sosial, namun yang masyarakat butuhkan terkait penanganan banjir.

"Sudah dari tahun-tahun kemarin, keadaan RT 04, Desa Biloro seperti ini, terkesan tidak ada yang peduli dengan kondisi yang terjadi," tandasnya.

Serta, selaku Camat Kepala Madan, Masri Mamulati meminta kepada pemerintah desa harus membuat surat ke pemerintah daerah secepatnya.

"Harus buat surat dari desa ke Dinas Sosial, Dinas PUPR Kabupaten Buru Selatan, serta tembusannya ke Bupati, dan mengetahui camat, biar jadi bahan kajian dan insya Allah bisa dieksekuai," tandas Masri.

Orang nomor satu di Kecamatan Kepala Madan itu menjelaskan, surat dimaksud selain ke Dinas Sosial, Ketahanan Pangan dan Dinas PUPR, tetapi harus diberikan juga untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan, agar penanganannya cepat diatasi.

"Dinas sosial dan Ketahanan Pangan memberikan bantuan awal, sementara untuk PUPR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), insya Allah bisa menjawab permasalahan banjir dengan pembangunan fisik seperti gorong-gorong, drainase, atau talut penahan tanah," ujarnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved