Breaking News:

Pedagang Mardika Diperas

Ketahuan Peras Pedagang Bawa Nama Gubernur Maluku, Aziz Tunny Berdalih Itu Pinjaman

Aziz mengatakan kepada Valeo, uang yang disebut-sebut untuk mengurusi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu akan diganti.

Kolase
Azis Tunny, orang dekat Gubernur Maluku yang diduga peras pedagang Pasar Mardika Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Patrick Papilaya membenarkan dugaan Aziz Tunny yang awalnya membawa nama Gubernur Maluku, Murad Ismail saat menagih uang hingga ratusan juta ke pedagang.

Papilaya mengatakan, setelah beredarnya rekaman antara Patrick dan Alham Valeo serta isu Murad Ismail sudah tahu soal penagihan uang itu, barulah Azis Tunny berdalih uang itu sebagai pinjaman saja dan bukan untuk Gubernur Maluku.

Aziz mengatakan kepada Valeo, uang yang disebut-sebut untuk mengurusi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu akan diganti.

“Awalnya bicara atas nama Gubernur Maluku. Namun belakangan setelah adanya rekaman dan isu gubernur tahu soal uang itu, maka pak Aziz secara pribadi sampaikan ke Alham, bahwa uang itu, anggap saja pinjaman. Bukan untuk gubernur. Uangnya nanti diganti,” kata Patrick Papilaya kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Jumat (9/9/2022).

Diberitakan, beredar sebuah rekaman suara pengakuan seorang perwakilan pedagang di Pasar Mardika Ambon, Alham Valeo yang ditagih hingga ratusan juta rupiah oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku, Asiz Tunny.

Rekaman suara berdurasi 16 menit 26 detik itu memperdengarkan percakapan antara Alham Valeo alias Abang Al yang merupakan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA) dengan seorang yang mengaku orang dekatnya Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Baca juga: Curhat Sahabat; Azis Tunny Itu Orang Baik

Baca juga: Papilaya Lapor Murad; Azis Tunny Peras Pedagang Rp 150 Juta

Baca juga: Ini Awal Mula Papilaya Tahu Azis Tunny Peras Pedagang Catut Nama Gubernur Maluku

Baca juga: Ini Transkip Lengkap Rekaman yang Sebut Ketua Hipmi Azis Tunny Peras Pedagang Mardika Ratusan Juta

Al mengaku, Azis Tunny berdalih akan menyetor uang tersebut ke Gubernur Murad agar memberikan izin pembangunan lapak di atas trotoar.

Tak hanya itu, uang yang ditagih juga disebutkan, dipakai untuk keperluan pribadi, saat Azis tengah mengurusi pemilihan HIPMI.

Menanggapi hal itu, Kadis Kominfo Maluku, Titus F. L. Renwarin kemudian menegaskan, Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, tidak tahu menahu kalau ada tagihan kepada para pengusaha, membawa-bawa namanya.

Bahkan, orang pertama didaerah ini tidak pernah memerintahkan siapapun untuk mengambil dana kepada pihak manapun termasuk kepada para pengusaha.

"Jadi kalau ada rumor atau informasi, bahkan pemberitaan kalau Pak Gubernur tahu ada tagihan atau perintah ambil uang kepada para pengusaha atau pihak lain tidak benar sama sekali,"tegas Renwarin, di ruang kerjanya, Kamis (8/9/2022).

Sedangkan Aziz Tunny saat dikonfirmasi TribunAmbon.com mengatakan dirinya tak pernah membwa nama Gubernur Maluku untuk meminta uang dari pedagang.

“Berita itu informasinya tidak benar dan fitnah, karena sebagai pribadi dan Ketum HIPMI Maluku, termasuk sebagai orang dekat Pak Gubernur, saya tidak pernah mengatasnamakan Bapak Gubernur untuk minta uang di pedagang Mardika,” tegas Agil.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved