Breaking News:

Pedagang Mardika Diperas

Viral Azis Tunny Diduga Tagih Uang Ratusan Juta dari Pedagang, Gerindra Tegaskan Bukan Kader Partai

Azis Tunny sendiri pernah memiliki posisi penting di Partai Gerindra Provinsi Maluku setelah bergabung sejak tahun 2018.

Tangkapan layar TribunAmbon.com
DPD Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Hipmi Maluku, Azis Tunny jadi sorotan setelah beredar rekaman suara pengakuan perwakilan pedagang di Pasar Mardika Ambon, Alham Valeo yang ditagih uang hingga ratusan juta rupiah.

Azis Tunny sendiri pernah memiliki posisi penting di Partai Gerindra Provinsi Maluku setelah bergabung sejak tahun 2018.

Azis Tunny sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Maluku.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa menegaskan Azis Tunny bukan lagi kader partai.

“Pak Azis Tunny sudah bukan pengurus Partai Gerindra lagi,” kata Hendrik Lewerissa saat dihubungi TribunAmbon.com melalui Whatsapp, Kamis (8/9/2022).

Baca juga: Siapa Azis Tunny; Orang Dekat Gubernur Maluku yang Diduga Peras Pedagang Pasar Ambon

Baca juga: Ini Transkip Lengkap Rekaman yang Sebut Ketua Hipmi Azis Tunny Peras Pedagang Mardika Ratusan Juta

Ia menerangkan, Azis Tunny sudah bukan lagi kader Gerindra sejak diterbitkannya Surat Keputusan (SK) pengurus tahun 2022.

“Sekali lagi, saudari Azis bukan lagi pengurus Partai Gerindra sejak terbitnya SK Pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku Tahun 2022,” ungkapnya.

Lanjut Anggota DPR RI itu, persoalan yang terjadi dengan Azis Tunny, sepenuhnya adalah tanggung jawab dia secara pribadi, tak ada kaitan dengan partai.

Diberitakan, Beredar sebuah rekaman suara pengakuan seorang perwakilan pedagang di Pasar Mardika Ambon, Alham Valeo yang ditagih hingga ratusan juta rupiah oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku, Asiz Tunny.

Rekaman suara berdurasi 16 menit 26 detik itu memperdengarkan percakapan antara Alham Valeo alias Abang Al yang merupakan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA) dengan seorang yang mengaku orang dekatnya Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Al mengaku, Azis Tunny berdalih akan menyetor uang tersebut ke Gubernur Murad agar memberikan izin pembangunan lapak di atas trotoar.

Tak hanya itu, uang yang ditagih juga disebutkan, dipakai untuk keperluan pribadi, saat Azis tengah mengurusi pemilihan HIPMI. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved