Breaking News:

Ambon Terkini

Gebyar HUT ke-42 PDAM Ambon, Bayar Tunggakan Bebas Denda hingga Pengampunan Sambungan Air Ilegal

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Ambon, Rulien Purmiasa menjelaskan tiga kebijakan itu, yakni yang pertama bayar tunggakan bebas denda, ditambah di

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya
AMBON: PDAM Ambon luncurkan tiga kebijakan dalam program Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-42 PDAM. Salah satunya bebas bayar denda tunggakan. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Ambon meluncurkan tiga kebijakan dalam program Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-42 PDAM yang jatuh pada 1 September 2022.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Ambon, Rulien Purmiasa menjelaskan tiga kebijakan itu, yakni yang pertama bayar tunggakan bebas denda, ditambah diskon 10 persen dari nilai tunggakan.

“Kita berharap dengan kebijakan ini pelanggan PDAM Ambon yang menunggak di luar sana dapat tergerak menyelesaikam pembayaran tunggakan,” kata Rulien Purmiasa.

Menurutnya, dalam laporan keuangan, nilai tunggakan pelanggan PDAM capai puluhan miliar.

Sehingga, dengan adanya program ini, warga diharapkan dapat tergerak untuk menyelesaikan pembayaran.

“Ada yang masih mungkin tertagih, tapi ada pula yang tidak mungkin tertagih,” ungkapnya.

Untuk kebijakan ini, pembayaran tunggakan hanya dapat dilakukam pada Loket Kantor PDAM Pusat di Mardika, Loket Wainitu, dan Loket Halong.

Baca juga: Rina Purmiasa Optimis Benahi PDAM Ambon dan Kepentingan Masyarakat Soal Penyediaan Air Bersih

Kebijakan kedua lanjut dia, PDAM Ambon menjaring pelanggan baru dengan memberikan kemudahan promo pasang sambungan.

“Cukup membayar 60 persen air terpasang dan 40 persen pembayaran dapat dicicil sebanyak tiga kali, seperti biasa ini ada syarat dan ketentuan yang berlaku” jelasnya.

Lanjut Purmiasa, kebijakan ketiga dilatarbelakangi kebocoran atau kehilangan air, yaitu pengampunan sambungan ilegal.

“Jadi kalau hari ini mungkin ada sambungan-sambungan ilegal karena kenakalan petugas atau karena masyarakat sendiri melakukan sambungan ilegal, datang dan mengaku saja, tidak diapa-apakan, cukup bayar administrasi dan mereka resmi tercatat sebagai pelanggan PDAM,” ujar Purmiasa.

Ia berharap, tiga kebijakan itu bisa dimanfaatkan bagi warga Kota Ambon. Serta dapat menjadi landasan bagi PDAM untuk terus berbenah.

Apalagi, kebijakan itu akan berlangsung selama bulan satu bulan penuh, pada September ini.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved