Jumat, 5 Juni 2026

Apakah Pil KB Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara?

Tak menutup kemungkinan bahwa konsumsi pil KB dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Tayang:
news-medical.net
Banyak anggapan bahwa estrogen dalam pil KB dapat meningkatkan risiko kanker payudara 

Mereka yang memiliki riwayat keluarga kanker payudara yang terkait dengan mutasi pada gen BRCA harus berhati-hati sebelum mengonsumsi pil KB.

Keluarga dengan peningkatan risiko kanker payudara yang merupakan pembawa perubahan pada gen ini dapat lebih meningkatkan risiko kanker payudara dengan mengonsumsi pil KB.

Studi terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi pil KB tidak meningkatkan risiko pada wanita yang merupakan pembawa bentuk abnormal gen BRCA2, tetapi meningkatkan risiko pada wanita dengan gen BRCA1 yang diubah.

Wanita harus mendiskusikan riwayat kanker keluarga mereka dengan dokter mereka saat mengevaluasi risiko dan manfaat penggunaan pil KB.

Baca juga: Apa Manfaat Makan Makanan Berkalori Tinggi?

Apakah Risiko Kanker Payudara Terkait dengan Pil KB Bervariasi berdasarkan Usia?

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 100.000 wanita menunjukkan bahwa peningkatan risiko kanker payudara yang terkait dengan pil KB adalah yang tertinggi di antara wanita yang lebih tua.

Studi ini menemukan bahwa risiko kanker payudara paling besar di antara wanita berusia 45 tahun ke atas yang masih menggunakan pil.

Kelompok wanita ini hampir satu setengah kali lebih mungkin terkena kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak pernah menggunakan pil.

Namun para ahli mengingatkan bahwa banyak wanita menggunakan pil KB yang lebih tua yang mengandung dosis hormon yang lebih tinggi.

Pil KB dosis rendah saat ini dianggap mengurangi risiko ini.

Apakah Pil KB Mengurangi Risiko Kanker Lainnya?

Meski dikhaeatirkan meningkatkan risiko kanker payudara, pil KB nyatanya dapat mengurangi risiko kanker lainnya.

Efek perlindungan pil terhadap kanker ovarium telah didokumentasikan dengan baik.

Risiko kanker ovarium berkurang sebanyak 30 persen -50 persen di antara wanita yang menggunakan pil KB setidaknya selama tiga tahun.

Studi baru menunjukkan bahwa penggunaan enam bulan secara dramatis dapat mengurangi risiko kanker ovarium, dan efek perlindungan itu meningkat semakin lama seorang wanita menggunakan pil.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved