Rabu, 15 April 2026

Maluku Terkini

BI Maluku Ajak Siswa SMA se-Ambon Cinta, Bangga dan Paham Rupiah

Deputi Kepala Perwakilan BI Maluku, One Yusril Fikar mengatakan rasa cinta, bangga, dan Rupiah

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Pelatihan Cinta, Bangga, Paham Rupiah dan Qris untuk SMA Se Kota Ambon di Kantor Perwakilan BI Maluku, Kamis (25/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku ajak siswa dan guru se Kota Ambon untuk cinta, bangga, dan paham Rupiah.

Ajakan tersebut lewat Training of Trainer (ToT) Cinta, Bangga, Paham Rupiah dan Qris untuk SMA Se Kota Ambon di Kantor Perwakilan BI Maluku, Kamis (25/8/2022).

Deputi Kepala Perwakilan BI Maluku, One Yusril Fikar mengatakan rasa cinta, bangga, dan Rupiah bisa dilakukan siapa saja dengan mudah.

Dia pun berharap masyarakat bisa mengurangi dan menghilangkan kebiasaan melipat, meremas, mencoret uang kertas.

Pasalnya, uang tersebut sudah tak layak edar dan harus dihancurkan.

"Kita lihat masyarakat saat ini sering meremas kertas atau ada yang mencoret uang. Untuk Bank Indonesia, uang tersebut sudah tidak layak edar dan akan dihancurkan, diganti dengan uang baru. Sementara proses pergantian dan pembuatan uang baru membutuhkan biaya besar," kata One.

Baca juga: Tak ada Kapal, Pendongeng Damai Maluku Batal Berangkat Terima Penghargaan dari Guardian Indonesia

Baca juga: 17 Ribu Anak di Ambon Sudah Punya Kartu Identitas Anak (KIA)

Lanjutnya, selain uang tunai, uang digital juga sama pentingnya.

Dia berharap dengan kegiatan ToT ini dapat meningkat rasa cinta, bangga, paham Rupiah dan Qris oleh siswa serta tenaga pendidik di Maluku.

"Saya harap Bapak, Ibu, dan teman-teman setelah kegiatan ini bisa menginformasikan, share ke keluarga, teman-teman yang lain," harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Paula Tahapary apresiasi kegiatan ToT ini.

Menurutnya, sekolah juga memerankan peranan penting dalam meningkatkan rasa cinta, bangga dan paham Rupiah.

"Sekolah memiliki posisi strategis dalam meningkat rasa cinta dan bangga rupiah. Sekolah dapat memainkan peranan penting dalam hal ini," kata Tahapary mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. 

Dia berharap kedepannya, ada sinegritas antara BI Maluku dengan sekolah dalam mengkampanyekan rasa cinta, bangga dan Paham Rupiah.

Mengingat rasa cinta, bangga dan paham rupiah ikut serta menstabilkan rupiah di Indonesia.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved